Berita

Foto: RMOL

Nusantara

Koran Dan Majalah Akan Innalilahi Karena Media Online

SELASA, 17 APRIL 2018 | 19:38 WIB | LAPORAN:

Keberadaan media mainstream, khususnya koran tidak akan berumur panjang. Bahkan, koran pada saatnya nanti akan 'gulung tikar' dengan sendirinya.

Hal itu diungkapkan oleh CEO Don Adam Corp, Adam WH dalam diskusi Ngopi Ngerumpi bertajuk "Media Sosial Versus Media Mainstream di Era Gerakan Politik Zaman Now" yang dimoderatori oleh Ricky Tamba di Kantor ILEW, Jalan Veteran I, nomor 33, Jakarta Pusat, Selasa (17/4).

Menurut dia, koran bakalan tergerus oleh keberadaan media online sebagaimana yang terjadi pada beberapa media cetak luar maupun dalam negeri.


"Media mainstream (koran) akan innalilahi. Bukti sudah jelas, Washington (post), Sinar Harapan, dan lain-lain," tegasnya.

Bukan tanpa sebab, menurut dia, itu terjadi karena anak-anak muda zaman now lebih memilih untuk membaca berita dari media online, ketimbang membaca koran atau majalah.

"Anak-anak kita tidak pernah sekalipun baca koran. Anak saya, saya kasih koran tidak mau. Tapi begitu ngomong soal politik dia nyambung," bebernya.

Dipilihnya media online maupun media sosial sebagai sumber informasi, lanjut Adam, karena keduanya lebih mudah diakses dibandingkan dengan koran ataupun majalah yang terbilang mahal.

"Ke depan media mainstream (koran) akan selesai. Akan kalah dengan media online. Karena media murah," tekan Adam.

Parahnya lagi, koran maupun majalah terkadang justru menyadur berita-berita dari media online. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya