Berita

Roy Suryo/RMOL

Nusantara

Roy Suryo: Century Gate Mirip Jembatan Roboh

SELASA, 17 APRIL 2018 | 18:45 WIB | LAPORAN: ADITYO NUGROHO

Politisi Demokrat, Roy Suryo menilai kebijakan dari atas hingga ke level Gubernur BI, dianggap sudah tepat dan sesuai prosedur dalam kasus skandal Century Gate.

Artinya, jika kemudian terjadi penyimpangan dalam kasus yang melibatkan mantan Gubernur BI Boediono tersebut, kata Roy, berarti ada bagian yang salah dari rangkaian itu.

"Kayak kebijakan infrastruktur saja, kalau ada jembatan yang roboh kan bukan kebijakannya yang disalahkan, sama dalam Century juga seperti itu," kata Roy di komplek Parlemen, Selasa, (17/4).


Roy memaparkan, jika dilihat dari skema tersebut, pertanggung jawaban Boediono hanya dalam memberi kesaksian dan membeberkan secara detail terkait kebijakannya.

Politisi yang pernah menjabat Menpora itu menduga, ada oknum atau anak buah Boediono yang salah dalam menjalankan kebijakan tersebut. Sehingga terjadi penyimpangan.

Seperti diketahui, dugaan keterlibatan Boediono dalam skandal Century Gate semakin menguat pasca PN Jaksel mengeluarkan Putusan Pra Peradilan.
Bahkan penetapan Boediono sebagai tersangka, juga berpotensi menyeret nama SBY selaku presiden kala itu. Bagaimana tanggapan Roy terkait hal tersebut?

"Saya tahu betul Pak Boediono, Pak SBY. Mereka tidak menerima sepeserpun aliran dana Century," tegas Roy.

Namun jika dimintai kesaksian dan pertanggung jawaban, Roy yakin Boediono akan siap kapan pun. Anggota Komisi I DPR ini menyatakan Boediono sebagai komandan di institusi yang bernama BI tetap bertanggung meskipun anak buahnya yang salah.

"Pak Boediono siap bertanggung jawab. Karena ini suatu keputusan collective collegial tidak ada istilah anak buah yang salah, tetapi komandannya yang salah dan harus bertanggung jawab," pungkasnya. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya