Berita

Sandiaga Uno/Net

Politik

Selain Kader PKS, Sejumlah Nama Masuk Radar Cawapres Prabowo

MINGGU, 15 APRIL 2018 | 22:31 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Partai Gerindra membenarkan telah menerima sembilan nama calon wakil presiden pendamping Prabowo Subianto dari PKS.

Sembilan nama yang disodorkan PKS adalah Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan, Wakil Ketua MPR Hidayat Nur Wahid, mantan presiden PKS Anis Matta, Guebernur Sumatra Barat Irwan Prayitno. Lalu, Presiden PKS Sohibul Iman, Ketua Majelis Syura PKS Salin Segaf Al-Jusfri, mantan menkominfo Tifatul Sembiring, Muzammil Yusuf, dan Mardani Ali Sera.

"Semua nama itu baik," kata Ketua Tim Pemenangan Pemilihan Presiden 2018 Partai Gerindra, Sandiaga Salahuddin Uno, di sela acara Indonesia Islamic Youth Economic Forum (ISYEF) 2018 di Perpustakaan Nasional, Jalan Medan Merdeka, Gambir, Jakarta Pusat, Minggu (15/4).


Meski demikian Sandiaga mengatakan selain cawapres dari PKS, sejumlah nama lain juga masuk radar partainya untuk menjadi cawapres Prabowo.

"Kita juga menampung lebih dari sembilan nama tersebut, ada beberapa nama-nama lain yang juga masuk radar," katanya.

Sandiaga tidak merinci siapa saja figur yang ditampung. Soal cawapres Prabowo katanya ditentukan berdasarkan aspirasi rakyat.

"Intinya sekarang bukan saatnya fokus kesitu (cawapres), tapi pada apa yang diinginkan masyarakat," tegasnya.[dem]

Populer

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Terkejut Mantan Ajudan Jadi Tersangka KPK, Alexander Marwata Kenang Kinerja Dias

Kamis, 30 Juli 2026 | 11:52

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Kasus OTT Pemalang: Anggota Polri yang Bertugas di KPK Jadi Tersangka

Kamis, 30 Juli 2026 | 10:29

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Perbedaan Perlakuan Tersangka Jadi Ujian Kesetaraan Hukum

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:23

KDKMP Kembalikan Kendali Ekonomi ke Warga Desa

Minggu, 09 Agustus 2026 | 08:19

Jangan Terjebak Angka, Pertumbuhan Ekonomi Harus Berdampak ke Masyarakat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:24

Gus Salam: Caketum PBNU Harus Bersaing Secara Sehat

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:21

Kuasa Hukum Yaqut Tegaskan Kebijakan Kuota Haji Harus Dinilai Utuh

Minggu, 09 Agustus 2026 | 07:14

Konsolidasi Rakyat untuk Pemerintahan Bersih

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:48

Petani Diminta Jangan Tertipu Konten Pupuk Viral di Medsos

Minggu, 09 Agustus 2026 | 06:23

Menteri Luar Negeri Layak Diganti karena Dicap Tidak Profesional

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:54

InfraNexia jadi Pilar Utama Bisnis Telkom untuk Wholesale Connectivity

Minggu, 09 Agustus 2026 | 05:27

BGN Libatkan Peran Guru Perkuat Pengawasan MBG

Minggu, 09 Agustus 2026 | 04:48

Selengkapnya