Mumpung Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tidak kompak dengan wakilnya, SanÂdiaga Uno, mengenai rencana meliburkan sekolah saat Asian Games 2018, sebaiknya dipuÂtuskan saja tidak perlu meliburÂkan sekolah. "Masa gara-gara penyelenggaran Asian Games di Jakarta, kemudian sekolah diliburkan. Urgensinya apa ya," ujar Bonar, ayah seorang siswa SMP di Jakarta Timur.
Kalau dibilang untuk memperÂlancar jalanan, menurut Bonar, itu juga kurang logis. Sebab, yang bikin macet jalanan itu bukan siswa, tapi saking banyaknya mobil pribadi, bus dan truk.
"Betul ada transportasi untuk siswa, tapi persentasenya ngÂgak signifikan. Nggak terlalu berdampak terhadap lancarnya perjalanan atlet Asian Games," paparnya.
Yang paling penting, lanÂjutnya, pengaturan lalu lintas dilakukan secara cermat. Ini bisa diatur oleh polisi dan Dishub DKI Jakarta.
"Kalau sudah direncanakan, diyakini perjalanan atlet akan lancar. Jadi, tak perlu libur sekoÂlah," ujar Bonar.
Lagipula, lanjut Bonar, penÂdidikan siswa itu penting, sehÂingga seharusnya diutamakan. Bukan malah dijadikan korban hanya demi semata penyelengÂgaraan Asian Games. "Solusi meliburkan sekolah itu kurang cerdas. Pendidikan siswa itu harus diutamakan," ujarnya.
Mengenai rencana meliburkan sekolah saat Asian Games di Jakarta, Agustus mendatang, belum ada kesepakatan antara Anies dan Sandiaga.
Anies mengatakan, belum ada keputusan terkait libur sekolah saat pesta olahraga terbesar di Asia itu, apakah libur atau tidak.
"Enggak, liburan belum ada keputusan apa-apa," ucap Anies di Depo MRT Lebak Bulus, Jakarta.
Sementara sebelumnya SanÂdiaga Uno mengatakan, ada renÂcana semua sekolah di Jakarta akan diliburkan selama sembilan hari saat Asian Games 2018.
Namun, belum diketahui seÂlama sembilan hari libur tersebut apakah akan diberikan secara berurutan, atau terpisah pada tanggal tertentu.
"Di sembilan hari ini diliburÂkan dan diberikan tugas, agar mereka membantu kelancaran Asian Games, baik menghadiri atau menyaksikan langsung, dibuat tugas tentang Asian Games ataupun juga digeser di Bulan Desember libur tersebut, sehingga tidak menggangu," tutur Sandi.
Pernyataan Sandi pun senada dengan Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta Sopan Adrian. MenuÂrutnya, seluruh sekolah dari SMP hingga SMA tanpa terkecuali, diliburkan saat Asian Games.
"Kami putuskan bukan libur sebagian, tapi libur total, karena kalau hanya libur bagi sekolah yang dekat venue, kami susah ngaturnya," ucap Sopan. PerheÂlatan Asia Games berlangsung dari 18 Agustus hingga 2 SepÂtember di Jakarta dan PalemÂbang. ***