Berita

Global

Rusia Siapkan RUU Tangguhkan Kerjasama Nuklir Dan Rudal Dengan AS

SABTU, 14 APRIL 2018 | 12:35 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Parlemen Rusia jelang akhir pekan ini menyusun RUU untuk menangguhkan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan Amerika Serikat di sejumlah bidang, seperti nuklir, rudal dan pesawat terbang, serta memperkenalkan pembatasan impor alkohol dan tembakau yang diproduksi di Amerika Serikat

"RUU ini adalah tentang alkohol dan produk tembakau dan tentang penghentian atau penangguhan kerjasama internasional di bidang nuklir, pembangunan mesin roket dan pembangunan pesawat terbang antara perusahaan dan organisasi Rusia di bawah yurisdiksi Amerika Serikat," kata salah satu sponsor RUU, Ivan Melnikov dari Partai Komunis Rusia seperti dimuat Russia Today.

"RUU itu menuntut pemerintah dan pejabat tinggi di wilayah Rusia dengan tugas mengembangkan mekanisme untuk menggantikan barang dan jasa Amerika Serikat di pasar Rusia. Kami berharap ini menjadi dorongan bagi perkembangan ekonomi Rusia," kata Melnikov.


Ketentuan lain yang termasuk dalam versi rancangan saat ini adalah proposal untuk mengizinkan perusahaan Rusia memproduksi berbagai barang yang dilindungi hak cipta di Amerika Serikat atau di negara-negara yang bersekutu dengan Amerika Serikat tanpa mendapatkan lisensi dari pemegang hak cipta.

"Ini akan menjadi seperti pukulan ke solar plexus untuk Amerika, karena semua prestasi dan semua dominasi Anglo-Saxon, dunia Barat didasarkan pada kekayaan intelektual dan kami menargetkan ini sangat tepat," kata anggota parlemen lain, Mikhail Yemelyanov. [mel]

Populer

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Cara Cek BLT Kesra Oktober 2026 Rp900.000, Lewat Cek Bansos Kemensos

Minggu, 25 Oktober 2026 | 17:52

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Transjabodetabek Blok M-Bandung Jadi Cara Pramono Sindir KDM

Sabtu, 24 Oktober 2026 | 23:44

Peringatan Yusril soal Pencalonan Gibran Problematik Kini Terbukti

Minggu, 01 November 2026 | 12:02

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

Boikot Raffi Ahmad-Willie Salim Cederai Nilai Demokrasi

Senin, 02 November 2026 | 20:11

UPDATE

Investasi Jakarta Tertinggi Nasional, Tumbuh 22,1 Persen

Rabu, 04 November 2026 | 00:34

Pemerintah Optimis Polri Bakal Bongkar Aktor Intelektual Penyadapan Presiden

Rabu, 04 November 2026 | 00:20

Geledah Pukul 03.20

Rabu, 04 November 2026 | 00:04

Peduli Karhutla, PKSS Salurkan Ribuan Masker dan Susu Steril

Selasa, 03 November 2026 | 23:43

Listyo Sigit Cs Salah Pilih Lawan, Akhirnya Masuk Penjara

Selasa, 03 November 2026 | 23:22

WNA China Praperadilkan BNN di PN Jaktim terkait Narkoba

Selasa, 03 November 2026 | 23:00

Ditanya soal Gibran Ikut Disadap, Yusril: Wallahu A'lam bish-Shawab

Selasa, 03 November 2026 | 22:45

TEI 2026 jadi Pintu Ekspor Produk Sawit dan Pangan Indonesia

Selasa, 03 November 2026 | 22:32

Ini Kronologi Penyadapan Prabowo oleh Listyo Sigit Dkk

Selasa, 03 November 2026 | 22:29

Prabowo Bekali 400 Calon Pemimpin BUMN dengan Nilai Integritas dan Nasionalisme

Selasa, 03 November 2026 | 22:13

Selengkapnya