Berita

Raja Salman/Reuters

Dunia

Lewat Telepon, Trump Minta Raja Salman Akhiri Perselisihan Dengan Qatar

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 10:36 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Raja Salman Dari Arab Saudi pernah berkomunikasi melalui sambungan telepon bulan ini untuk menuntut kerajaan dan mitranya dengan cepat mengakhiri perselisihan hampir setahun dengan Qatar.

Menurut bocoran pejabat Amerika Serikat, dalam percakapan itu, Trump mengutarakan keinginannya untuk memulihkan persatuan di antara negara-negara Teluk Arab dan menghadirkan front persatuan melawan Iran.

Namun demikian tidak jelas soal bagaimana tanggapan Raja Salman mengenai hal itu.


Namun diketahui bahwa Arab Saudi, Emirat, Bahrain dan Mesir memutus hubungan perjalanan dan perdagangan dengan Qatar Juni lalu dan menuduh negara itu mendukung musuh bebuyutan mereka, Iran, dan mendukung terorisme. Qatar membantah tuduhan itu dan mengatakan boikot itu menimpa kedaulatannya.

"Fokus presiden selalu pada Iran, dan program nuklir dan rudalnya yang mengancam semua negara Teluk, serta Israel, dan ia menekankan bahwa perseteruan yang dialami oleh Saudi dan Emirat dengan Qatar tidak masuk akal," kata pejabat tersebut seperti dimuat Reuters. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

KPK OTT Rektor Unsoed Prof Akhmad Sodiq

Jumat, 21 Agustus 2026 | 08:01

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

UPDATE

PT CNI Serahkan Duit Rp401 Miliar ke Kejagung

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:27

Detik-Detik Bareskrim Gerebek Kasino di Batam: Pemain Panik, Rp7,7 Miliar Disita

Senin, 31 Agustus 2026 | 20:23

Owner VIMA Buka Suara soal Legalitas dan Perizinan Resmi

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:51

Masyarakat Diminta Berikan Data Jujur untuk Sukseskan Sensus Ekonomi 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:46

Enam Perusahaan di Kalimantan Disanksi Terkait Karhutla

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:38

Corpus Juris Civilis Tahun 528 M sebagai Fondasi Hukum Modern

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:34

Destry Pimpin BI Cerminkan Kuatnya Kepemimpinan Perempuan

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:24

Prabowo Tahu Persis Siapa yang Ingin Menjatuhkannya

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:05

PGNMAS Boyong BerandaMAS di Danantara Housing Expo 2026

Senin, 31 Agustus 2026 | 19:03

Kemenperin Minta Tambahan Anggaran Rp1,72 Triliun

Senin, 31 Agustus 2026 | 18:54

Selengkapnya