Berita

Foto/Net

Politik

Kepada Habib Sayyid Saggaf, Rommy Jelasakan Alasan PPP Dukung Jokowi

KAMIS, 12 APRIL 2018 | 01:59 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Ketua Umun DPP Partai Persatuan Pembangunan (PPP) M. Romahurmuzy bersilaturahmi ke kediaman Ketua Utama Alkhairaar Habib Sayyid Saggaf Muhammad Aljufri, Rabu (11/4).

Kunjungan itu menurut Gus Rommy sapaan akrab ketuam PPP itu merupakan silaturahmi sekaligus menyampaikan alasan kenapa PPP mendukung petahana Joko Widodo pada Pilpres 2019 mendatang.

Menurut Rommy, PPP mendukung Jokowi diantaranya karena ia sosok yang sederhana yang tidak berjarak dengan rakyat, serta tidak memperkaya diri sendiri.


"Putra Jokowi saat ini bekerja membuka katering. Ia pernah ditawari untuk melayani katering BUMN besar, tapi ditolak karena tidak mau campur tangan dengan bidang yang bersinggungan dengan orang tuanya," kata Rommy di depan Habib Seggaf seperti dalam keterangan tertulis.

Selain itu, dari aspek kesalehan spiritual, Jokowi sangat patuh terhadap perintah agama. Dia rajin salat lima waktu, zakat dan sudah berhaji.

Dalam kesempatan itu, Habib Seggaf juga bertanya kepada Rommy tentang berbagai isu 'miring' tentang Jokowi yang selama ini beredar. Seperti isu PKI, keberpihan pada China, hingga masalah ketegasan.

Menurut Rommy, semua hal itu hanyalah isu yang disebar untuk tujuan politik guna menjatuhkan Jokowi.

"Banyak isu yang disebar secara massif dalam waktu lama yang kemudian dikonsumsi oleh sebagian masyarakat sebagai sebuah kebenaran," kata Rommy.

Rommy menyampaikan klarifikasi itu dengan panjang lebar yang membuat Habib Seggaf puas dan mengaku akan menyampaikan hal itu kepada masyarakat.

"Nanti penjelasan ini akan saya sampaikan," kata Habib Seggaf.

Habib Seggaf di depan Rommy juga menyampaikan bahwa sebenarnya hanya PPP yang merepresentasikan partai Islam.

"Kalau mau jujur partai yang mewakili islam Itu hanya PPP. Hal ini misalkan terlihat dari lambangnya, Ka'bah," tambah Habib Seggaf.

Habib Seggaf juga menyampaikan restu jika banyak kader al-Khairaat masuk PPP dan menjadi calon legislatif dari PPP pada Pemilu 2019. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya