Berita

Bambang Soesatyo

Politik

Ketua DPR: KPU Lagi Naikkan Rating, Ingin Tenar Seperti KPK

SENIN, 09 APRIL 2018 | 15:27 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua DPR RI, Bambang Soesatyo, menyindir Komisi Pemilihan Umum (KPU). Ini berkaitan dengan larangan KPU terhadap parpol untuk mengusung mantan narapidana kasus korupsi sebagai calon legislatif (caleg).

"Mungkin KPU ingin tenar seperti KPK ya. Ini kan soal bagaimana menaikkan rating (peringkat) lembaga, kebetulan kawan-kawan di KPU ini sedang mencoba menaikkan ratingnya. Mungkin juga sedang bermimpi seperti KPK yang terkenal dan didukung rakyat, ya monggo, silakan saja," ujar Bambang di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin (9/4).

Politikus Golkar yang disapa Bamsoet itu punya pendapat soal Peraturan KPU (PKPU) tentang pencalonan caleg dan capres-cawapres yang diuji Komisi II DPR RI hari ini (Senin, 9/4). Yang penting menurut dia adalah PKPU tidak bertentangan dengan UU 7/2017 tentang Pemilihan Umum dan UU 2/2011 tentang Partai Politik.


Dalam UU Pemilu, calon anggota DPR dan DPRD tidak boleh pernah dipenjara akibat melakukan tindak pidana yang ancaman hukumannya lima tahun atau lebih.

"Menurut saya, apapun yang dihasilkan harus mengacu ke UU. Ada UU pemilu, ada UU parpol, karena apapun yang dilakukan semua bertujuan baik demi bangsa dan negara," tegas Bamsoet. [ald]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya