Berita

Politik

Direktur ISS: Yang Untung Yang Produksi Hoax

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 20:33 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Tidak sukar mengungkap siapa yang memproduksi dan menyebarkan hoax atau informasi bohong jelang Pemilu 2019. Paling sederhana, hoax sudah pasti terkait dengan persaingan atau kontestasi.

"Dalam kacamata saya hoax itu lahir dari kerangka kontestasi. Kita bisa melihat kontestasinya siapa dengan siapa, itu bisa dipetakan produsen hoaxnya, siapa yang diuntungkan siapa yang dirugikan. Produsen hoax bisa terbaca dari situ," ujar Direktur Eksekutif Indo Survey and Strategy (ISS), Hendrasmo.

Hal itu disampaikan dia ketika menjadi pembicara dalam Diskusi Publik 'Pilkada 2018 & Pemilu 2019 Tanpa Hoax' di Up2Yu Cafe, Ibis Budget Hotel, Jakarta, Minggu (8/4).


Menurutnya pihak yang paling diuntungkan dengan penyebaran hoax bisa diprediksi secara kuat sebagai pihak yang memproduksi hoax tersebut.

"Sesungguhnya lebih mudah mengungkapkannya. Kita lakukan analisis isi saja, kecenderungan siapa yang diuntungkan siapa yang dirugikan, agregatnya yang paling banyak diuntungkan. Kita tentu bisa menduga-duga siapa yang mempunyai keuntungan dia yang membuat hoax," tambahnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Oknum Brimob Jadi Tersangka, KPK Pastikan Sanksi Pidana hingga Etik Menanti

Jumat, 31 Juli 2026 | 13:44

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Haji Isam Temui Seskab Teddy, Bahas Investasi Pertambangan hingga Hilirisasi

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:17

Kolombia Ubah Sikap, Kini Akui Kedaulatan Maroko atas Sahara

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:02

KPK Periksa 2 ASN Pemkot Bengkulu dalam Pengembangan Kasus Suap Rejang Lebong

Senin, 10 Agustus 2026 | 14:01

Jelang Sidang Tahunan MPR, Pemerintah Matangkan Persiapan Pidato Kenegaraan Prabowo

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:56

Bitcoin Menguat Berkat Derasnya Aliran Dana ETF

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:49

Keamanan Data Pajak Jadi Prioritas Usai Kebakaran Bapenda

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:45

Destry Damayanti Resmi Jadi Calon Tunggal Gubernur BI

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:36

Kejagung Periksa 16 Saksi di Kasus BGN, 10 di Antaranya Direktur Perusahaan

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:32

Greenland Tolak Aktivitas Perusahaan AS di Tengah Ancaman Aneksasi Trump

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:27

Gibran Jadi Presiden Solusi atau Petaka?

Senin, 10 Agustus 2026 | 13:26

Selengkapnya