Berita

Foto/Net

Nusantara

Peredaran Narkoba Marak Akibat Kemiskinan

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 13:21 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

. Makin menggilanya peredaran narkoba di ibukota merupakan akibat kemiskinan yang belum mampu dientaskan pemerintah.

"Karena faktor kemiskinan inilah kemudian dimanfaatkan para bandar narkoba untuk melancarkan niat jahatnya dengan menjebak masuk dalam jaringannya," kata Ketua DPD Generasi Anti Narkotika Nasional (GANN) DKI Jakarta, R Wahyu Handoko usai pelantikan Pengurus DPD GANN DKI Jakarta dan DPC GANN se-DKI Jakarta di Margasiswa, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (8/4).

Atas dasar itulah, menurut Wahyu, GANN DKI Jakarta berkomitmen memberikan solusi untuk mendongkrak perekonomian masyarakat ibukota agar terhindar dalam jaringan narkoba.


"Kami juga mendukung penegakan supremasi hukum dalam hal pemberantasan narkoba," ujar Wahyu.

Hal senada diungkapkan Ketua Umum DPP GANN, Sangaji Bima. Menurutnya saat ini Indonesia dalam kondisi perang terhadap narkoba.

"Rakyat tidak boleh berdiam diri, tapi harus berfungsi sebagai garda terdepan membasmi narkoba," tegas Bima.

Acara pelantikan juga dihadiri pengurus GANN dari 10 provinsi, kabupaten/kota, Ketua Yayasan Pondok Kasih Mama Hana, perwakilan Badan Kesbangpol, Dinas Kesehatan, Polda Metro Jaya, BNN dan BNNP Provinsi DKI Jakarta.

Ketua Yayasan Pondok Kasih, Mama Hana mengaku mengapresiasi dan mendukung kegiatan GANN DKI Jakarta.

"Kami siap bekerja sama dengan GANN DKI Jakarta dalam menanggulangi kemiskinan untuk mencegah penyalahgunaan narkoba," kata Mama Hana. [rus]

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Direktur P2 Ditjen Bea Cukai Rizal Bantah Ada Setoran ke Atasan

Jumat, 06 Februari 2026 | 03:49

KPK: Warganet Berperan Ungkap Dugaan Pelesiran Ridwan Kamil di LN

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:34

Nasabah Laporkan Perusahaan Asuransi ke OJK

Kamis, 05 Februari 2026 | 16:40

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

UPDATE

Bahlil Dinilai Main Dua Kaki untuk Menjaga Daya Tawar Golkar

Senin, 09 Februari 2026 | 12:07

Informan FBI Ungkap Dugaan Epstein Mata-mata Mossad

Senin, 09 Februari 2026 | 12:02

Purbaya Ungkap Penyebab Kericuhan PBI BPJS Kesehatan: 11 Juta Orang Dicoret Sekaligus

Senin, 09 Februari 2026 | 11:55

Mantan Menteri Kebudayaan Prancis dan Putrinya Terseret Skandal Epstein

Senin, 09 Februari 2026 | 11:38

Mensos: PBI BPJS Kesehatan Tidak Dikurangi, Hanya Direlokasi

Senin, 09 Februari 2026 | 11:32

Industri Tembakau Menunggu Kepastian Penambahan Layer Cukai

Senin, 09 Februari 2026 | 11:26

Langkah Prabowo Kembangkan Energi Terbarukan di Papua Wujud Nyata Keadilan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:25

WNA China Tersangka Kasus Emas 774 Kg Diamankan Saat Diduga Hendak Kabur ke Perbatasan

Senin, 09 Februari 2026 | 11:16

Tudingan Kapolri Membangkang Presiden Adalah Rekayasa Opini yang Berbahaya

Senin, 09 Februari 2026 | 10:51

Februari 2026 Banjir Tanggal Merah: Cek Long Weekend Imlek & Libur Awal Puasa

Senin, 09 Februari 2026 | 10:46

Selengkapnya