Berita

Nusantara

Marak Pembuangan Sampah Liar Di TPST Bantar Gebang

MINGGU, 08 APRIL 2018 | 11:56 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

. Unit Pengelola Sampah Terpadu (UPST) Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta diduga telah melakukan kecurangan, karena membiarkan pihak luar membuang sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang.

Informasi yang dikumpulkan dari internal UPST Dinas Lingkungan Hidup DKI, pembuangan sampah liar oleh pihak luar itu sudah berlangsung sejak beberapa pekan lalu.

Setiap hari truk-truk sampah dari perusahaan swasta itu rutin membuang sampah ke TPST Bantar Gebang pada siang hari. Ironisnya truk-truk sampah itu tidak melewati proses timbangan yang ada di depan pintu masuk TPST Bantar Gebang.


Menanggapi hal ini, pengamat kebijakan publik dari Budgeting Metropolitan Watch (BMW) Amir Hamzah mengaku kecewa dengan kinerja UPST Dinas Lingkungan Hidup DKI yang makin amburadul.

"Maraknya pembuangan liar di TPST Bantar Gebang kemungkinan ada kerjasama dengan oknum petugas. Ini tidak boleh dibiarkan berlarut. Harus ada tindakan tegas," kata Amir saat dihubungi, Minggu (8/4).

Karena itulah, Amir mengharapkan masalah ini menjadi perhatian serius dari Gubernur DKI Anies Baswedan dan wakilnya Sandiaga Uno.

"Pembuangan sampah luar itu juga berpotensi merusak lingkungan," ujar Amir.

Diketahui, lahan TPST Bantar Gebang tidak seluruhnya milik Pemprov DKI. Dari total luas lahan TPST Bantar Gebang seluas 150 hektare (ha), hanya 108 ha yang menjadi milik Pemprov DKI. Sedangkan sisanya, sebanyak 32 ha milik swasta.

Lahan 108 ha tersebut terdiri dari landfill 5 zona seluas 81,91 ha. Sedangkan sisanya seluas 26,1 ha merupakan lahan untuk fasilitas lain seperti kantor, fasilitas Instalansi Pengolahan Air Sampah, jalan operasional, dan saluran drainase. [rus]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya