Berita

Agus Hermanto/Net

Politik

Soal Cuti Kampanye Demokrat Saran Jokowi Contoh SBY

JUMAT, 06 APRIL 2018 | 21:14 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Wakil Ketua Dewan Pembina Demokrat Agus Hermanto sepakat dengan putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait kewajiban cuti bagi Presiden Joko Widodo yang hendak mencalonkan diri pada Pilpres 2019.

Menurut Agus, mesk Jokowi diberi izin cuti, tugas dan kewajibannya harus tetap dibereskan. Jangan gara-gara tanggung jawab di pemerintahan terbengkalai.

"Sehingga di dalam pelaksanaan kehidupan berbangsa dan bernegara ini tidak terganggu," ujar Agus di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat (6/4).


Agus memberikan contoh saat Susilo Bambamg Yudhoyono (SBY) mencalonkan diri pada Pilpres 2009.

SBY memilih cuti di akhir pekan, sisanya tetap bertanggung jawab sebagai pemimpin negara.

"Pak SBY, Senin-Kamis beliau melaksanakan tugasnya sebagai presiden. Jumat-Minggu beliau melaksanakan cuti dan ini sah-sah saja karena dalam UU tidak diatur terkait waktu cutinya kan?" paparnya.

Selain itu, pilihan lain agar tidak terjadi kekosongan pemerintahan Agus menyarankan Jokowi memberi tugas kepada Wakil Presiden Jusuf Kalla. Menurutnya Wapres punya kewajiban untuk itu.

"Tentunya wakil presiden mempunyai kewajiban menggantikan posisi presiden apabila ada hal-hal yang harus diatasi," tutup Agus. [nes]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya