Berita

Jazuli Juwaini/RMOL

Politik

Penipuan Travel Umrah Marak Terjadi, PKS Minta Menteri Lukman Tanggung Jawab

RABU, 04 APRIL 2018 | 22:08 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Ketua Fraksi PKS, Jazuli Juwaini menilai Kementerian Agama (Kemenag) wajib bertanggung jawab terkait kasus penipuan travel haji dan umrah First Travel.

Menurutnya, kasus tersebut bagian dari kewenangan Kemenag. Ia juga meminta Menag Lukman Hakim Saifuddin tidak mengelak tanggung jawab.

"Kemenag harus bertanggung jawab dengan apa yang terjadi dari penipuan travel haji dan umroh ini, jadi tidak bisa mengelak," ujar Jazuli Juwani di ruang fraksi PKS, Gedung DPR, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).


Selain itu, meminta pertanggungjawaban, Jazuli juga menyarankan agar dilakukan evaluasi terhadap Kemenag. Evaluasi wajib dilakukan agar Kemenag tidak melulu balik badan.

"Wajiblah dievaluasi (Kemenag), bukan berarti kemenag boleh cuci tangan, izin travel itu adanya di Kemenag, dimana peran kontrolnya, sampai dimana kontrol itu dilakukan, perangkat kontrolnya itu sudah dibuat atau belum?" cecarnya.

Terkait pembentukan Panitia Khusus (Pansus) Travel Gate, Jazuli sepakat. Ia saran agar Pansus berjalan dengan efektif, Komisi III DPR sebagai inisiasi Pansus bisa bekerjasama dengan Komisi VIII DPR yang bermitra kerja dengan Kemenag.

"Komisi VIII DPR dan Komisi III DPR harus bekerjasama, karena ini bukan sekedar menyangkut ranah hukum," demikian Jazuli. [nes]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya