Berita

Johnny G Plate/Net

Politik

Nasdem Sesali Pidato Elit Yang Tak Didukung Data

RABU, 04 APRIL 2018 | 17:25 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Masyarakat Indonesia diwanti-wanti agar tidak mudah percaya dengan isi pidato para elit di tahun politik. Sebab, kebanyakan dari pidato elit itu hanya retorika yang seolah berpihak pada rakyat.

Begitu kata Sekjen DPP Nasdem Johnny G Plate ketika ditanya tentang pidato-pidato kontroversi dari Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

"Ini bagian dari proses Pilpres 2019. Masyarakat perlu waspadai populisme peyoratif. Retorika-retorika yang seolah berpihak pada rakyat. Sebenarnya itu hanya janji-janji kosong yang tidak mungkin dilaksanakannya," ujar Johnny di Gedung DPR, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).


Secara garis besar, politisi Nasdem ini juga menyesali substansi pidato sejumlah elit politik yang tidak dilengkapi dengan data akurat. Tanpa didukung data, sambungnya, pidato itu hanya akan menimbulkan fitnah.

"Kalau tidak ada data dan faktanya itu fitnah. Dan substansi pidatonya banyak yang tidak didukung dengan data. Kita sesali itu," paparnya.

Ia juga memandang bahwa pidato-pidato yang disampaikan secara kasar tidak sesuai dengan kultur politik di Indonesia.

"Komunikasi politik di Indonesia ini, kultur politiknya tenang, damai dan silahturahminya ramah. Tapi kalau diksi-diski yang dipakai kasar itu juga tidak bisa menjadi panutan. Itu bukan retorika biasa, tapi itu retorika hasutan. Itu enggak bagus untuk Indonesia," imbuhnya. [ian]

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Putusan Eksepsi Dokter Tifa Berujung Antiklimaks

Minggu, 02 Agustus 2026 | 05:20

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

KPK Konstruksikan Dugaan Fee Rp3,5 Miliar dari Waskita untuk Eks Ketum HIPMI

Minggu, 02 Agustus 2026 | 14:18

Kerumunan Massa saat Jokowi ke NTT Direkayasa

Senin, 03 Agustus 2026 | 13:39

Wewenang Ditjen Bea Cukai Sudah Melampaui Namanya

Minggu, 02 Agustus 2026 | 02:12

UPDATE

Prabowo Bertemu Wakil Menteri Perang AS Elbrigde Colby, Bahas Apa?

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:22

Aksi Kocak dan Absurd dalam Film Kung Fu Soccer

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:18

KPK Panggil Pejabat Hingga Pegawai Pemkab Langkat

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:05

Polri Klarifikasi Rutan Bareskrim Disebut jadi Sarang Narkoba

Rabu, 12 Agustus 2026 | 16:01

Legislator Nasdem Minta Negara Kasih Insentif ke Ibu Rumah Tangga

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:56

KPK Panggil Direktur Bank DBS Indonesia di Kasus TPPU Andhi Pramono

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:46

Lawyer Sebut Kasus Pelabuhan Tanjung Perak Sarat Kriminalisasi

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:29

UOB Geser Strategi, Fokus Garap Emerging Affluent dan Kebutuhan Nasabah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:26

Golkar Dukung Wakil Kepala Daerah Tak Dipilih Lewat Pilkada

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:22

24 Persen Penduduk Sumbang 56 Persen Konsumsi, Ekonom Soroti Kelas Menengah

Rabu, 12 Agustus 2026 | 15:03

Selengkapnya