Berita

Sukmawati dalam keterangan persnya/RMOL

Nusantara

Sukmawati Minta Maaf Soal Puisi "Ibu Indonesia"

RABU, 04 APRIL 2018 | 14:44 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Budayawan dan putri proklamator, Sukmawati Soekarnoputri menyampaikan klarifikasi sekaligus permintaan maaf atas puisinya yang memantik kontroversi berjudul "Ibu Indonesia".

"Puisi itu dibacakan sesuai dengan tema acara pagelaran busana yakni Cultural Identity yang semata-mata hanyalah pandangan saya sebagai seniman dan budayawati, dan murni merupakan karya sastra Indonesia," kata Sukmawati dalam konferensi pers yang digelarnya di Jakarta (Rabu, 4/4).

Dia mengatakan bahwa puisi itu mewakili pandangan pribadi dan tidak ada niatan sama sekali untuk menghina umat Islam.


"Saya adalah muslimah yang bersyukur dan bangga dengan keislaman saya," kata Sukmawati sambil menambahkan bahwa dia juga merupakan putri proklamator Indonesia yang juga dikenal sebagai tokoh Muhammadiyah dan diapresiasi oleh Nahdlatul Ulama.

Namun dia mengakui bahwa karya sastranya itu telah memantik kontroversi, terutama dari kalangan umat Islam.

"Dengan ini, dari lubuk hati yang paling dalam, saya mohon maaf lahir dan batin kepada umat Islam Indonesia, khususnya bagi mereka yang merasa tersinggung dan berkeberatan dengan puisi Ibu Indonesia," kata Sukmawati dengan nada suara agak terisak dan menyeka mata. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya