Berita

Bambang Soesatyo/RMOL

Politik

Ketua DPR: Putusan KPU Soal Cuti Presiden Mengada-ada

RABU, 04 APRIL 2018 | 12:27 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

. Ketua DPR RI Bambang Soesatyo mengatakan bahwa putusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) terkait cuti bagi calon presiden petahana di Pemilu 2019 yang bersifat wajib tersebut sebagai keputusan yang mengada-ada.

"Dari pandangan pribadi saya itu cukup mengada-ada ya dan dampak domino konstitusinya cukup rumit juga nanti," sebut Bamsoet sapaan akrabnya di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (4/4).

Cuti presiden menurutnya akan berdampak pada kekosongan kekuasaan sehingga untuk situasi tertentu tanpa kehadiran seorang presiden akan menjadikan situasi negara riskan terhadap ancaman.


"Kalau keputusan ini diambil oleh presiden maka otomatis akan ada kekosongan kekuasaan dan ini tidak biasa, riskan sekali, negara bisa saja setiap saat, setiap detik menerima ancaman, dan tidak memungkinkan membuat keputusan mendadak tanpa adanya presiden," ujar Bamsoet.

Ia pun kemudian menyampaikan harapannya terhadap KPU untuk tidak membuat keputusan yang dapat memicu diskusi publik dan kegaduhan.

"Peristiwa pilpres bukan kali ini saja, kita sudah melewati masa-masa pemilihan langsung, dan kita tidak melihat adanya gangguan, jadi harapan kami dari senayan ini menjelang dua peristiwa politik besar ini seharusnya semua pihak menjaga suasana politik ini dan tidak membuat gaduh," tutur politisi Golkar ini. [rus]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya