Berita

Ilustrasi/Net

Dunia

Rusia Kembali Bangun Sektor Energi Suriah

RABU, 04 APRIL 2018 | 09:28 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Perusahaan minyak dan gas Rusia telah mulai bekerja untuk memulihkan dan mengembangkan infrastruktur energi Suriah.

"Sejumlah proyek di Suriah sudah berlangsung, dan ada negosiasi dengan pemerintah Suriah tentang proyek-proyek baru," kata Menteri Energi Rusia, Aleksandr Novak pekan ini.

Pada bulan Februari, Rusia dan Suriah menandatangani sebuah peta jalan untuk kerjasama di sektor energi dan energi untuk 2018 dan seterusnya, yang menyediakan untuk restorasi, renovasi dan pembangunan fasilitas energi di Suriah.


Lukoil dan Gazprom Neft adalah salah satu perusahaan yang diundang oleh Damaskus untuk memulihkan infrastruktur yang hancur selama perang. Suriah juga meminta Rusia untuk berpartisipasi dalam mengeksplorasi dan mengembangkan minyak dan gas di darat dan lepas pantai.

Secara khusus, Rusia diundang untuk meningkatkan kilang Baniyas dan membangun kilang baru dengan Iran dan Venezuela. Negara-negara tersebut juga telah sepakat untuk meluncurkan jalur pelayaran langsung untuk memfasilitasi perdagangan.

Duta Besar Suriah untuk Rusia Riyad Haddad menjanjikan perdagangan preferensial untuk bisnis Rusia, mengatakan bahwa negara-negara yang membantu Suriah untuk memerangi terorisme "memiliki hak untuk berada di garis terdepan" dari mereka yang memulihkan ekonomi negara. Demikian seperti dimuat Russia Today. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya