Berita

Foto: Puspen TNI

Nusantara

Panglima TNI: Misi Perdamaian Dunia Membanggakan TNI

RABU, 04 APRIL 2018 | 08:43 WIB | LAPORAN: AMELIA FITRIANI

Misi perdamaian dunia merupakan misi kemanusiaan yang sangat mulia. Begitu kata Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, S.I.P. saat melakukan kunjungan ke Satgas Konga MTF/UNIFIL, bertempat di Kapal KRI Usman Harun-359, Port Beirut, Lebanon, Selasa (3/4).

Dia menyebut bahwa kehadiran Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas (Satgas) Kontingen Garuda (Konga) Maritime Task Force (MTF) United Nations Interim Forces in Lebanon (UNIFIL) guna misi perdamaian dunia telah dapat memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat Lebanon
 
Dalam kunjungan ini juga dihadiri oleh Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh Republik Indonesia untuk Lebanon H.E. Mr. Achmad Chozin Chumaidy, Asintel Panglima TNI Mayjen TNI Benny Indra Pujihastono, S.I.P., Aslog Panglima TNI Laksda TNI Ir. Bambang Naryono, M.M., Kapuspen TNI Mayjen TNI M. Sabrar Fadhilah, Waasops Panglima TNI Marsma TNI Khairil Lubis dan Penmil Brigjen TNI Fulad.
 

 
Pada kesempatan tersebut, Panglima TNI menuturkan bahwa misi perdamaian dunia merupakan kebanggaan dan kehormatan bagi prajurit TNI yang ditugaskan karena tidak seluruh prajurit TNI bisa ditugaskan untuk misi perdamaian.
 
Dia meyakini bahwa para prajurit TNI akan berkomitmen untuk bisa menjadi prajurit yang professional dan modern.

"Saya yakin para prajurit akan berkomitmen untuk bisa menjadi yang professional dan modern," tegasnya seperti keterangan yang diterima redaksi.

Dia juga menuturkan rasa bangganya kepada para prajurit Satgas Konga MTF/UNIFIL.

"Tunjukkan yang terbaik, menjaga nama baik, kredibilitas, dedikasi dan jangan melanggar aturan selama penugasan, dengan niat untuk mengabdi kepada negara kita dapat mewujudkan visi dari TNI," sambungnya.

Di sisi lain, Panglima TNI mengatakan bahwa kesejahteraan prajurit akan terus di proses dan ditingkatkan sebagai wujud perhatian dari pemerintah kepada TNI. [mel]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya