Berita

Syafruddin/Net

Politik

PILPRES 2019

Wakapolri Syafruddin Layak Dampingi Jokowi

SELASA, 03 APRIL 2018 | 03:12 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Munculnya sejumlah nama calon wakil presiden untuk mendampingi Joko Widodo pada Pilpres 2019 tentu sesuatu yang bagus. Dengan elektabilitas cukup tinggi, tentu Jokowi membutuhkan sosok wapres yang kuat dan punya pengalaman Internasional.

Pengamat Politik Hukum dan Keamanan, Rr Dewinta Pringgodani menilai, figur Wakil Kapolri Komisaris Jenderal Polisi Syafruddin, sangat layak mendampi Jokowi dalam perhelatan Pemilu Presiden (Pilpres) 2019.

Di mata Dewinta, duet Jokowi-Syafruddin bisa saling melengkapi. Karena di samping seorang jenderal polisi yang santri dan memahami dunia internasional, figur Syafruddin juga bisa mewakili Indonesia Timur.


Syafruddin memang berasal dari Sulawesi Selatan dan cukup lama jadi ajudan Wakil Presiden Jusuf Kalla. Sebagai Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia, figur Syafruddin juga dekat dengan kalangan Islam.

"Yang terpenting dari semua itu, jika Joko Widodo seorang yang rendah hati, merakyat, santun dan pekerja keras, sedangkan Syafruddin seorang yang tegas, punya prinsip dan kaya dengan pengalaman internasional," kata Dewinta, Senin (2/4).

"Perlu saya ingatkan, Pak Syaf juga punya hubungan yang baik dengan dunia Islam. Baik di dalam negeri mau pun di kancah internasional,” imbuhnya.

Syafruddin yang kini jadi Komandan Kontingen Indonesia di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang memang dikenal punya hubungan baik dengan beberapa duta besar dan beberapa pimpinan negara di Timur Tengah.
Sebagai tokoh nasional yang berlatar belakang polisi, Syafruddin juga sangat paham berbagai aspek keamanan.

Dewinta mencatat, kelebihan Syafruddin dekat dengan tokoh-tokoh Islam di Indonesia juga di dunia. Yang berikutnya, Syafruddin paham masalah keamanan dalam negeri.

"Dan yang penting lagi. Pak Syaf itu masih muda, tegas, profesional dan pasti cocok bekerja sama dengan Presiden Joko Widodo dalam menjalankan tugas-tugas kenegaraan. Tokoh sekelas Erdogan (Presiden Turki) saja begitu baik sama Pak Syaf,” ujar Dewi.

Disinggung bahwa Syafruddin bukan orang partai politik, justru Dewi melihat di situ nilai lebihnya. "Yang pertama tentu Pak Syaf fokus urusan kenegaraan. Yang kedua beliau tentu akan berdiri di semua partai politik,” tegasnya.

Dia juga yakin Wapres Jusuf Kalla juga akan mendukung Syafruddin.

"Tanpa mengurangi rasa hormat dan tak ingin mendahului, saya yakin Pak JK mendukung duet Jokowi-Syafruddin,” demikian Dewinta. [sam]

Populer

Dicurigai Ada Peran Mossad di Balik Pengalihan Tahanan Yaqut

Senin, 23 Maret 2026 | 01:38

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

Kubu Jokowi Bergerak Senyap untuk Jatuhkan Prabowo

Rabu, 25 Maret 2026 | 06:15

UPDATE

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Dirgahayu Pandeglang ke-152, Gong Salaka!

Rabu, 01 April 2026 | 18:04

Klaim Nadiem Dipatahkan Jaksa: Rekomendasi JPN Tak Dilaksanakan

Rabu, 01 April 2026 | 18:03

Kasus Dugaan Pelecehan Seksual Macet, Legislator Golkar Koordinasi dengan APH

Rabu, 01 April 2026 | 17:40

Pariwisata Harus Serap Banyak Tenaga Kerja Lokal

Rabu, 01 April 2026 | 17:24

Harta Gibran Tembus Rp 27,9 Miliar di LHKPN 2025

Rabu, 01 April 2026 | 17:03

Purbaya Pede Defisit APBN 2026 di Bawah 3 Persen

Rabu, 01 April 2026 | 17:00

Kenaikan Harga BBM Nonsubsidi Sulit Dihindari

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Menaker Yassierli Imbau Swasta dan BUMN Terapkan WFH Sehari dalam Sepekan

Rabu, 01 April 2026 | 16:51

Selisih Harga BBM Nonsubsidi Ditanggung Pertamina

Rabu, 01 April 2026 | 16:44

Selengkapnya