Berita

Hukum

Puan dan Pramono Terima Duit Hasil Korupsi KTP El Hanya Halusinasi

SENIN, 02 APRIL 2018 | 22:46 WIB | LAPORAN:

Mantan Ketua DPR Setya Novanto menyebut ada aliran uang masing-masing 500 ribu dolar AS hasil korupsi proyek KTP elektronik ke Menko PMK Puan Maharani dan Seskab Pramono Anung.

Tak gampang percaya, bahkan ada yang menyebutnya sebagai lamunan Novanto.

"Itu hanya halusinasi (Novanto)," kata Ketua Umum Indonesia Hebat, Rubby, di acara diskusi di Jakarta, Senin (2/4).


Rubby sama sekali tidak percaya nyanyian Novanto. Sebaliknya ia mengapresiasi KPK yang berani menangkap dan menjerat Novanto dengan pasal korupsi.

"KPK berani menangkap seorang koruptor ulung dan bandit. Ini apresiasi besar. Tentu jika ingin membukanya jangan berdasarkan asumsi saja. Harus berdasarkan alat bukti yang kuat minimal dua alat bukti," demikian Rubby.

Di tempat yang sama pengamat Karyono Wibowo menyebut nyanyian Novanto tak lepas dari dua aspek kepentingan, yakni sisi politik dan sisi hukum.

Dikatakannya bahwa bisa saja banyak publik tidak percaya dengan nyanyian Novanto. Terlebih melihat track record mantan ketua umum Golkar itu sebagai politisi licin. Novanto dikenal dengan kasus mulai Papa Minta Saham hingga kasus hak tagih piutang Bank Bali.

"Tentu boleh percaya boleh tidak, karena otoritas ada di tangan Anda," tandasnya.[dem]

Populer

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Penggunaan Gedung Kemenhut oleh PSI Berpotensi Melanggar Hukum

Minggu, 28 Juni 2026 | 00:26

Karier Gila-gilaan Mufli Budi Ananda: Dari Asisten Raffi Ahmad Jadi Komisaris Krakatau Posco

Senin, 29 Juni 2026 | 00:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

Jokowi Tinggalkan Jejak Buruk bagi Masyarakat Adat Lampung

Rabu, 01 Juli 2026 | 04:23

Tim Mawar dan Tambang

Minggu, 28 Juni 2026 | 04:59

Pengacara Nadiem Makarim Dilaporkan ke Peradi Buntut Ucapan "Yang Mulia Takut Ya"

Senin, 06 Juli 2026 | 18:36

UPDATE

Swiss Tantang Argentina Usai Singkirkan Kolombia Lewat Drama Adu Penalti

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:45

Kemesraan Prabowo-Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:30

Khayal Seorang Revolusioner

Rabu, 08 Juli 2026 | 05:15

Pengalaman Demokrasi India jadi Inspirasi Penting Indonesia

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:53

Sikap Tegas Rektor Untan Jalankan Statuta Universitas Tuai Apresiasi

Rabu, 08 Juli 2026 | 04:23

Belajar dari Koperasi Pertanian Jepang

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:58

Prabowo: Saya adalah Pengagum Pribadi Shri Narendra Modi

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:31

Kisah Seorang Anak Buruh Harian Lepas

Rabu, 08 Juli 2026 | 03:13

Bahayakan Nyawa Banyak Orang, DPR Desak Polisi Berantas Maling Besi

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:59

Tinjau TPA Jatiwaringin

Rabu, 08 Juli 2026 | 02:39

Selengkapnya