Berita

Kami Indonesia, Perbedaan Kekuatan

KAMIS, 29 MARET 2018 | 21:12 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Ketua MPR Zulkifli Hasan terus memperluas gerakan Kami Indonesia. Setelah Padang, Jogja dan Makassar, giliran Semarang yang disapa. Hari ini, Kamis (29/3), Zulkifli Hasan menggelar roadshow di Universitas Negeri Semarang, Universitas Islam Negeri (UIN) Semarang dan Universitas Islam Sultan Agung (Unnisula).

Di hadapan ribuan mahasiswa yang menyambutnya di UIN dan Unnisula, Zulkifli Hasan mengajak untuk bergabung dalam gerakan Kami Indonesia

"Melalui Kami Indonesia, kita bersatu apapun latar belakangnya. Melalui Kami Indonesia kita jadikan perbedaan sebagai kekuatan bukan halangan. Indonesia yang beragam adalah Indonesia yang kaya," tegasnya.


Kepada para mahasiswa UIN dan Unisula, Ketua MPR antara lain mengajak untuk lebih mengenal bangsa dan negara Indonesia secara baik dan benar. Tahu sejarahnya, potensinya dan kekurangan serta kelebihannya. Semua ini penting, agar mahasiswa bisa mencintai bangsa dan negara.

"Kalau kita mengenal bangsa kita dengan baik, maka kita tidak  akan terima dibilang bangsa yang radikal dan anti toleransi. Kalau kita mengenal sejarah perjuangan kemerdekaan, kita juga tidak akan membiarkan kekayaan alam daerah kita diambil orang lain seenaknya," kata Zulkifli menambahkan.

"Bangsa Indonesia lepas dari penjajahan berkat perjuangan yang keras. Kalau itu diketahui mahasiswa, maka generasi muda tak rela bangsanya dijajah lagi," kata Zulkifli lagi.

Sesuai amanat konstitusi, kata Zulkifli Hasan  setiap warga negara berhak mendapatkan pendidikan yang layak. Sehingga tidak boleh ada yang berhenti sekolah karena alasan biaya.

"Tidak boleh ada kampus yang mengeluarkan mahasiswanya karena tidak punya biaya untuk bayar kuliah. Itulah perintah konstitusi,' kata Zulkifli Hasan menambahkan.[dem]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya