Berita

Prabowo Subianto dan Tuan Guru Bajang Muhammad Zainul Madji/Net

Politik

Gerindra Tarik TGB Sebagai Pendamping Prabowo?

KAMIS, 29 MARET 2018 | 19:14 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Peluang Gubernur Nusa Tenggara Barat, Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Madji menjadi calon wakil presiden terbuka lebar.

Peluang tersebut bisa terwujud jika TGB menjadi orang nomor dua bagi Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto.

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra, Ahmad Riza Patria tidak menampik potensi tersebut.


Menurutnya popularitas dan elektabilitas TGB sebagai Cawapres diprediksi akan meningkat jika berpasangan dengan Prabowo di Pilpres 2019, itupun kalau Partai Demokrat mau berkoalisi dengan Gerindra.

"Yang kami tahu memang TGB ini masuk nominasi Cawapres dan terbilang cukup baik dan juga berhubungan baik dengan pak Prabowo, jadi mungkin saja (ditarik)," ujar Ahmad R. Patria.

Ahmad menambahkan demi keberlangsungan sinergi yang positif Gerindra sejauh ini membangun komunikasi dengan berbagai partai dan pihak non partai yang mengajukan calonnya sebagai pendamping Prabowo.

Untuk partai ada PKS akan memberikan sembilan nama sebagai pendamping Prabowo, PAN, PKB memberikan satu nama, sementara Partai Demokrat ada dua nama yang mencuat, yakni Agus Harimurti Yudhoyono dan TGB.

Menurutnya yang paling penting dari koalisi yang terbangun tidak hanya mengedepankan elektabilitas Cawapres tapi harus mampu memenangkan partai koalisi pada Pileg 2019.

"Di luar partai-partai itu ada juga Anies, Pak Gatot dan nama-nama lainnya. Semua itu kami inventarisir dan terus bangun komunikasi," papar Ahmad. [nes]

Populer

KPK Bakal Dalami Data Intelijen soal Dugaan Suap ke Purbaya dan Anggota Komisi XI DPR

Kamis, 27 Agustus 2026 | 02:24

Dakwaan Lemah, Perkara Chromebook Murni Rekayasa

Kamis, 27 Agustus 2026 | 14:31

Profil Akhmad Sodiq, Rektor Unsoed yang Terjaring OTT KPK

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 09:02

Tidak Benar Menag Nasaruddin Umar Mundur

Rabu, 26 Agustus 2026 | 18:06

KPK Sebut Iptu Dias Tak Bisa Dijerat Dewas, Penanganan Etik Diserahkan ke Polri

Senin, 24 Agustus 2026 | 11:47

Belasan Teman Jokowi Bagusnya Batal Jadi Saksi Sidang soal Ijazah

Sabtu, 22 Agustus 2026 | 03:14

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Elite NU Harus Setop Jadikan Warga Nahdliyin Objek Politik Praktis

Rabu, 02 September 2026 | 01:48

Gus Alex Pernah Setor Pansus Haji DPR Lewat Teman Nusron Wahid, Segini Besarnya

Rabu, 02 September 2026 | 01:21

Raja Juli: Presiden Prabowo Pemimpin Tegas dalam Atasi Karhutla

Rabu, 02 September 2026 | 01:02

Setoran ke Ditjen Imigrasi Didalami KPK Lewat Pemeriksaan Staf KJRI Kuching

Rabu, 02 September 2026 | 00:47

Skema BLU Berisiko Tambah Beban Birokrasi Tata Kelola Sektor Energi

Rabu, 02 September 2026 | 00:23

Harga Pertamax Green 95 Disesuaikan dan Mulai Berlaku 2 September 2026

Rabu, 02 September 2026 | 00:01

Menko Polkam Ajak Seluruh Sektor Serius Tangkal DFK di Medsos

Selasa, 01 September 2026 | 23:40

BP Batam Pilih Tak Bergantung dengan APBN

Selasa, 01 September 2026 | 23:18

Lobi Fuad Hasan Masyhur Berujung Persetujuan Jokowi soal Tambahan Kuota Haji 2022

Selasa, 01 September 2026 | 23:15

Dua Tahun Kabinet Merah Putih, Sandiaga Uno Dinilai Layak Masuk Kabinet

Selasa, 01 September 2026 | 22:29

Selengkapnya