Berita

Politik

Empat Tokoh NU Ini Berpeluang Maju Cawapres

KAMIS, 29 MARET 2018 | 16:27 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Kalangan warga Nahdliyin mempunyai posisi strategis pada Pilpres 2019. Jumlah anggotanya yang sangat banyak membuat Nahdhatul Ulama (NU) bisa menjadi penentu kemenangan Pilpres.

Cendikiawan muda NU Zuhairi Misrawi mengatakan NU tidak hanya mempunyai anggota yang berlimpah, namun juga memiliki sumber daya manusia (SDM) mumpuni yang diantaranya cocok dan berpotensi maju di Pilpres, termasuk menjadi Cawapres untuk pendamping petahanan Joko Widodo atau rivalnya Prabowo Subianto.

Alumnus Pesantren Al-Amien Madura ini menyebutkan setidaknya ada empat tokoh NU yang berpotensi jadi Cawapres yaitu KH. Said Aqil Siradj, Mahfud MD, M. Romahurmuzy, dan Muhaimin Iskandar.


"Gus Rommy misalnya merupakan bagian dari keluarga besar NU, dan sama-sama pontensial untuk maju sebagai Cawapres di Pilpres 2019," ujur Zuhairi dalam keterangan tertulis, Kamis (29/3).

Dia menambahkan bahwa saat ini NU sudah menunjukkan kekuatan politik sebagaimana khittah dan perjuangan untuk kemaslahanan dan kemajuan bangsa.

"Setidaknya NU saat ini sudah memiliki kader yang bagus dan baik untuk memimpin bangsa ini," ungkapnya.

Zuhairi juga mendorong figur lain yang ingin masuk bursa harus mampu bersaing untuk mencuri hati rakyat NU agar dipilih sebagai Cawapres.

"Masing-masing empat nama tokoh memiliki kelebihan untuk menjadi pemimpin," pungkasnya. [rus]

Populer

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

BGN Setop Sementara Operasional 1.276 SPPG, Ini Sebabnya

Kamis, 17 September 2026 | 01:56

DPR Apresiasi Kejagung Sita Aset dalam Kasus Febrie Tanpa Pandang Bulu

Kamis, 17 September 2026 | 01:30

Perang Dunia Ketiga Is Coming?

Kamis, 17 September 2026 | 01:04

KKP dan FAO Bidik Sektor Perikanan Genjot Ketahanan Pangan

Kamis, 17 September 2026 | 00:49

Kasus Teror di Papua Bikin Masyarakat Ragu dengan Kemampuan TNI-Polri

Kamis, 17 September 2026 | 00:20

Pemimpin Merupakan Refleksi Sistem Politik yang Dibangun Masyarakat

Kamis, 17 September 2026 | 00:01

Pergantian Menteri Harus Jadi Momentum Perkuat Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 16 September 2026 | 23:35

Ada “Nama Ajaib”, Bos Pajak dan Bea Cukai Minta Rotasi Era Purbaya Dibatalkan

Rabu, 16 September 2026 | 23:08

KPK Didesak Bongkar Jaringan Sistematis Korupsi Layanan ATR/BPN

Rabu, 16 September 2026 | 22:41

Prabowo: PT Timah Untung 900 Persen Berkat Efisiensi BUMN

Rabu, 16 September 2026 | 22:36

Selengkapnya