Berita

Nusantara

Mengintip Tiga Aspek Anies Tutup Alexis

KAMIS, 29 MARET 2018 | 08:43 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemprov DKI Jakarta resmi menutup seluruh unit usaha Alexis. Gubernur DKI Anies Baswedan menutup 4Play Club & Bar Lounge, tempat hiburan eks Hotel Alexis, karena diduga menawarkan prostitusi.

Analis politik dan HAM Labor Institute Indonesia Andy William Sinaga mengatakan penutupan total Alexis dapat dilihat dari tiga aspek, yaitu aspek politis, aspek sosiologis dan aspek ketenagakerjaan.

Aspek politis, dimana Anies ingin menunjukkan kepada publik terkhusus pemilihnya pada Pilkada DKI 2017 bahwa Anies-Sandi konsisten dengan janji politiknya.


"Jangan sekedar ganti nama atau ganti warna saja, karena setelah adem bisa saja bisnis hiburan ini akan kembali beroperasi dengan nama dan warna baru, setelah isu tentang 4Play ini telah redup di kalangan publik," sebut Andy kepada redaksi, Kamis (29/3).

Aspek sosiologis, penutupan usaha Alexis dapat mengancam pariwisata di Indonesia dan Jakarta pada khususnya. "Penutupan ini juga terkesan tebang pilih, bisa mengancam industri pariwisata di Jakarta dan di Indonesia," terang Andy.

Pasalnya, disinyalir bisnis yang ada di 4Play banyak dilakukan oleh industri pariwisata di Indonesia termasuk di Jakarta.

Pariwisata identik dengan dunia hiburan, dan pembuktian akan adanya kegiatan transaksi seksual dan pornografi perlu dilakukan sebelum ada upaya penutupan seluruh unit usaha Alexis.

Aspek ketenagakerjaan, perlu juga diperhatikan nasib ratusan para pekerja dan keluarganya yang bekerja di sana.

"Anies-Sandi harus memikirkan nasib dan kesejahteraan atas pekerja yang tergantung nasibnya akan usaha industri hiburan seperti Alexis," tutup Andy. [rus]

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya