Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri mengaku bersyukur daerahnya menjadi tempat penetapan “Hari Keluarga Bumi†yang diselenggarakan oleh Presiden The World Peace Committee di Objek Wisata Putung, Karangasem, Bali pada Selasa (27/3).
Bupati Ayu menegaskan, kegiatan ini akan dijadikan momentum bagi Karangasem untuk terus berperan aktif dalam menciptakan perdamaian dunia.
"Karena, perdamaian dunia sudah selayaknya diciptakan bersama dan merupakan harapan bersama," ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (28/3).
Menurutnya, perwujudan perdamaian dunia dapat dimulai dengan saling menghargai dan saling menghormati antar umat beragama. Komunikasi antar umat beragama harus terus digalakkan sehingga paham-paham radikal dapat dicegah.
"Dan hal ini sudah dapat diwujudkan di Kabupaten Karangasem, dengan harmonisnya hubungan antar umat beragama," jelasnya.
Ayu berharap penetapan Hari Keluarga Bumi yang bertujuan untuk mewujudkan keserasian dan keselarasan yang harmoni bagi semua mahluk yang hidup di planet bumi, dapat mengantarkan umat manusia menuju perdamaian dunia.
"Dengan terpilihnya Kabupaten Karangasem saya juga berharap ini dapat menjadi salah ajang promosi pariwisata Karangasem, tentunya untuk meningkatkan kesejahteraan di Kabupaten Karangasem pula," tukasnya.
Sementara itu, Presiden Komite Perdamaian Dunia, Djuyoto Suntani menjelaskan bahwa Karangasem dipilis berdasarkan sejumlah penilaian yang meliputi aspek spritual, budaya, geografis, religiusitas, demografi, sosial, mutasi, dan siklus kehidupan.
"Termasuk aspek filosofis, etika, dan tata krama," tukasnya,
Penetapan Hari Keluarga Buni ini diawali dengan pengalungan bunga dari Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri kepada Presiden Komite Perdamaian Dunia dan rombongan. Kemudian, acara dibuka dengan sajian kreativitas tarian dari Gus Teja perwakilan dari Presiden INLA.
Kemudian, penyerahan piagam penghargaan dari Presiden Komite Perdamaian Dunia kepada Bupati Karangasem yang dilanjutkan penandatangan prasasti di sebuah batu besar oleh Presiden the Word Peace Commette Djuyoto Suntani dan Bupati Karangasem I Gusti Ayu Mas Sumantri.
[ian]