Berita

Setya Novanto/Net

Hukum

Status JC Tentukan Hukuman Novanto

RABU, 28 MARET 2018 | 22:08 WIB | LAPORAN:

Permohonan status Justice Collaborator (JC) terdakwa kasus KTP Elektronik (KTP-el), Setya Novanto akan menentukan hukuman yang akan diterima olehnya.

Jurubicara KPK, Febri Diansyah, mengungkapkan bahwa jika sidang penuntutan yang sedianya akan digelar pada Kamis besok (29/3) merupakan penentu mantan Ketua DPR RI tersebut mendapatkan keringanan atau hukuman berat.

"Kalau justice collaborator dikabulkan maka itu akan dihitung sebagai alasan yang meringankan, kalau tidak dikabulkan maka tentu tuntutan yang seberat-beratnya akan diajukan sesuai dengan perbuatan yang dilakukan oleh terdakwa," ujarnya di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Rabu (28/3)


Dirinya menambahkan, jika pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU) telah menyiapkan tuntutan yang akan diterima mantan Ketua Umum Partai Golkar itu.

"Yang pasti tuntutan disiapkan semua sudah dituangkan apakah fakta persidangan, analisis, termasuk JPU sudah mengajukan kepada pimpinan," tukasnya.

Novanto akan menerima hukuman minimal empat tahun penjara atau maksimal 20 tahun atau seumur hidup.

Namun demikian KPK mengaku akan mempertimbangkan dengan hati-hati berdasarkan fakta hukum dan rasa keadilan publik. [sam]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya