Berita

Foto/Net

Nusantara

Arab Saudi Kucurkan Rp 130 Miliar Untuk Pelatihan TKI NTB

RABU, 28 MARET 2018 | 17:09 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Pemerintah Arab Saudi mengucurkan dana 10 juta dolar AS atau setara Rp 130 miliar untuk Nusa Tenggara Barat (NTB). Dana itu untuk memberikan pelatihan dan perlindungan tenaga kerja Indonesia (TKI) dari NTB.

Kesepakatan pengucuran dana itu ditandatangani antara PT Global Alwakil Indonesia (GAI), perusahaan yang mewakili investasi dari Arab Saudi dengan Pemerintah NTB, Rabu (28/3).

Direktur PT GAI Aulia Febriana mengatakan, dengan terbitnya UU 18 /2017 tentang Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, pemerintah berupaya meningkatkan perlindungan serta peningkatan kapasitas TKI. Diantaranya dengan melibatkan pemerintah daerah dalam implementasinya.


Febrina, yang mewakili pemerintah Arab Saudi dalam proyek ini mengatakan, investasi total yang diberikan pemerintah Saudi sebesar 30 juta dolar AS.

"Dari jumlah itu 10 juta dolar AS diinvestasikan di NTB," ucap Febrina dalam keterangannya.

Investasi ini juga ditujukan untuk mewujudkan pekerja migran Indonesia (PMI) yang bermartabat.

Provinsi NTB yang merupakan salah satu daerah potensial penyedia PMI terbesar, dipilih menjadi mitra kerjasama untuk memastikan angkatan kerja produktif di NTB mendapatkan informasi yang transparan dan akuntabel tentang peluang kerja di luar negeri.

Hal itu dilakukan dengan menstandarisasi kualitas SDM sesuai standar industri yang menerima mereka bekerja di sana.

"Kerjasama yang akan diimplementasikan berupa pelatihan calon PMI agar mereka memiliki keterampilan dan keahlian yang layak untuk bekerja di luar negeri," ujar Febrina.

Tahap awal dilakukan dengan meningkatkan kualitas Balai Latihan Kerja (BLK) milik Pemprov NTB.

Ditambahkan, Pemprov NTB dan PT GAI bersama-sama sepakat mendukung pemerintah pusat mengimplementasikan UU 18/2017. Tujuannya, agar masyarakat memahami transparansi informasi tentang peluang kerja, mulai dari proses penempatan hingga hak dan kewajiban pekerja migran Indonesia (PMI).

"Kita harus memastikan agar PMI yang berangkat ke luar negeri khususnya yang berasal dari Provinsi NTB memiliki kualitas yang sesuai dengan standar penempatan," ujar Febrina.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Trasmigrasi NTB Wildan menyambut baik menyambut baik adanya inisiatif dari PT GAI untuk bekerjasama dan berinvestasi dalam bidang jasa pelatihan dan sertifikasi dengan standar internasional.

Penandatanganan naskah kerjasama ini merupakan langkah awal dari program kerja yang akan dilakukan Pemprov NTB dan PT GAI untuk melaksanakan program pelatihan dan sertifikasi di BLK milik Pemprov NTB. Program ini juga bertujuan mencegah PMI bekerja tidak prosedural atau ilegal.

"Kita harus memperhatikan perlindungan dan kesejahteraan para pahlawan devisa yang sudah berkontribusi untuk Provinsi NTB," pungkas Wildan.

Penandatangan naskah kerjasama dilakukan di Kantor Pemerintahan Provinsi NTB hadiri Wakil Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia HE Faisal  Alkhunain. Pemerintah NTB diwakili oleh Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Wildan dan Febriana mewakili PT Globa Alwakil Indonesia. Hadir juga Anggota Komisi IX DPR RI Ermalena, perwakilan dari perusahaan Arab Saudi Mehan Mohammad Al Rashed dan Perwakilan perusahaan TTCO Adel Al Bukhairi. [rus]

Populer

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

UPDATE

Babak Baru Perang Iran-AS: Apa yang Berbeda?

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:40

Telkom AI Connect Dorong Lahirnya Talenta Digital yang Berguna bagi Industri

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:20

Daftar Peraih Penghargaan Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Sabet Sepatu Emas

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:11

Daftar 6 Negara yang Lolos ke Piala Dunia 2030, Tuan Rumah Otomatis Melaju ke Putaran Final

Selasa, 21 Juli 2026 | 04:00

Pakar Fisika Ulas Konsep Mimpi secara Ilmiah

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Film Hope Na Hong-jin Tembus 1 Juta Penonton dalam 3 Hari, Pecahkan Rekor Box Office Korea 2026

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:53

Jangan Biarkan Indonesia Diceraiberaikan Perang Informasi

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:33

Tantangan Kembali ke UUD 1945

Selasa, 21 Juli 2026 | 03:13

TNI-Polri Gagalkan Perdagangan Timah Ilegal Senilai Senilai Ratusan Juta

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:55

Gibran Tak di Sebelah Prabowo

Selasa, 21 Juli 2026 | 02:40

Selengkapnya