Berita

Erzaldi Rosman/Net

Nusantara

Kinerja Tidak Beres, Gubernur Babel Mau Dimakzulkan

SELASA, 27 MARET 2018 | 17:59 WIB | LAPORAN:

DPRD Bangka Belitung akan mengajukan hak angket dalam upaya impeachment atau pemakzulan kepemimpinan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman. Keputusan tersebut diambil pasca pertemuan dengan Aliansi Masyarakat dan Nelayan Bersatu, kemarin.

Wakil Ketua DPRD Babel, Hendra Apollo menyebutkan bahwa Erzaldi dinilai tidak dapat bekerja dan memimpin dengan bijak.

"Ini berdasarkan kekeliruan-kekeliruan yang terjadi," kata Hendra seperti diberitakan RMOLBabel.com, Selasa (27/3).


Kekeliruan pertama, yakni masalah perpanjangan izin Kapal Isap Produksi (KIP) yang disampaikan masyarakat per 4 Desember 2017. Hal itu membuat para anggota dewan resah.

"Rencana Zonasi Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil (RZWP3K) yang hingga kini belum disampaikan eksekutif ke legislatif, seharusnya dilakukan langkah-langkah moratorium aktivitas pertambangan hingga disahkannya Perda (Peraturan Daerah) zonasi Babel," terang Hendra.

Dia menegaskan, pemakzulan yang memotivasi ini bukan hanya soal zonasi saja, melainkan masalah-masalah lain yang terjadi di Pemprov Babel.

"Mulai dari soal penganggaran, itu sudah disahkan satu tahun, tapi minta dirasionalisasi atau perubahan. Itu kan sudah tidak masuk akal lagi. Dan terjadi pemangkasan di sektor pendidikan. Padahal, anggaran pendidikan dan kesehatan sudah diatur dalam UU," tegas Hendra.

"Belum lagi, pungutan yang diberlakukan kepada sekolah tingkat SMA. Dan itu sangat disayangkan dan membebani orangtua murid. Itu kita tolak dan merupakan pelanggaran. Soal absen dan masih banyak lagi persoalan di Babel ini,” sambungnya.

Walau begitu, Ketua DPD Partai Golkar Babel itu menegaskan bahwa pihaknya akan mengkonsultasikan terlebih dahulu ke kementerian terkait sebelum mengeluarkan angket tersebut. [sam]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya