Berita

Said Aqil dan Haedar Nashir/Net

Politik

Konsolidasi Kebangsaan Ormas Islam Harus Terus Digalakkan

SELASA, 27 MARET 2018 | 03:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Konsolidasi kebangsaan antar organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam harus terus digalakan.

Begitu kata Direktur Said Aqil Siradj Institute (SAS Institute) M. Imdadun Rahmat menanggapi pertemuan antara Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj dan Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir beberapa waktu lalu.

Pertemuan ini, dinilainya, sangat penting dalam upaya penyelamatan bangsa dari ancaman perpecahan.


Menurutnya,  pertemuan semacam ini juga perlu terus dilakukan, mengingat penurunan rasa dan komitmen kebangsaan yang tengah menjangkit generasi muda Indonesia.  

Dia berharap silaturrahmi antara NU dan Muhammadiyah dilanjutkan dengan pelibatan seluruh ormas Islam yang lain. Termasuk, melibatkan ormas-ormas agama lain.

"Praktik beragama yang kompatibel dengan konteks Indonesia, baik  Islam Nusantara ala NU dan Islam Berkemajuan ala Muhammadiyah perlu disebarluaskan agar menjadi acuan umat Islam. Dengan demikian Islam yang moderat, progresif, damai dan toleran akan menjadi arus utama," ujar mantan ketua Komnas HAM itu dalam keterangan tertulisnya, Senin (26/3).

Lebih lanjut, Imdadun menilai imbauan Kiai Said tentang keseimbangan antara komitmen pada agama dan bangsa perlu terus digemakan. Apalagi, banyak pihak yang kini tengah mempertentangkan antara perjuangan agama dan perjuangan bangsa.  

"Sebagaimana dalam pidato Kiai Said, bahwa perjuangan Islam memerlukan teritori yang aman dan damai. Maka tanah air harus diperjuangkan lebih dulu. Baru setelahnya kita bisa berjuang demi agama. Tanah air Indonesia adalah warisan para ulama dalam perjuangan kemerdekaan," tukasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya