Berita

Nusantara

Pemda Kuningan Percepat Bangun Huntara Korban Longsor

MINGGU, 25 MARET 2018 | 04:22 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Kebutuhan logistik bagi ratusan pengungsi korban tanah longsor dan pergerakan tanah di Kuningan masih akan tercukupi hingga beberap hari ke depan.

Kepala Pelaksana Badang Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kuningan Agus Mauludin memastikan bahwa pengungsi di Desa Cipakem, Kecamatan Maleber dan Desa Pinara, Kecamatan Ciniru akan tetap terpenuhi kebutuhan logistiknya.

“Terpenuhinya kebutuhan logistik untuk warga di pos pengungsian, selain dari bantuan pemerintah daerah (Pemda), juga tidak sedikit yang berasal dari para dontatur dan sumbangan berbagai elemen masyarakat yang peduli pada para korban bencana tersebut,” jelasnya seperti diberitakan RMOLJabar.com, Sabtu (24/3).


Dia juga mengharapkan, agar para pengungsi bersabar berada sementara di pos pengungsian. Apalagi,  pihak Pemda tidak tinggal diam dalam menangani kasus ini dan tengah mengupayakan mempercepat pembangunan hunian sementara (Huntara).

"Untuk Huntara warga terdampak bencana di Desa Pinara, Kecamatan Ciniru, saat ini pihak Pemda selain sedang melakukan upaya mempercepat pengerjaan pematangan lahan Huntara di Blok Sawah Luhur, belakang SMAN Ciniru. Termasuk, menyiapkan lahan seluas 0,25 hektar di Blok Pasar, belakang Gedung LVRI Kecamatan Ciniru," tukasnya. [ian]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya