Berita

Anies Baswedan dan Sandiaga Uno

Nusantara

Tom: Ada Pimpinan DPRD Ganjal Program Unggulan Anies-Sandi

SABTU, 24 MARET 2018 | 13:16 WIB | LAPORAN: DARMANSYAH

Meskipun Pilgub DKI Jakarta 2017 telah usai begitu lama, namun masih ada saja pimpinan DPRD yang belum bisa berpikir tentang persoalan-persoalan depan sampai saat ini.

Salah satu manuver dari kelompok yang belum "move on" yaitu dengan cara menghadang program-program unggulan Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022.

Direktur Eksekutif Komite Pemantau dan Pemberdayaan Parlemen Indonesia (KP3I), Tom Pasaribu, mengungkapkan, penyerapan anggaran yang telah disepakati dengan Gubernur Anies Baswedan dan Wagub Sandiaga Uno agar berjalan lancar dan sesuai target mulai diacak-acak pimpinan DPRD. Praktiknya melalui Sekda serta pejabat-pejabat di Inspektorat, Badan Pelayanan Pengadaan Barang dan Jasa (BPPBJ) DKI dan Dinas Pendidikan DKI Jakarta.


"Tujuannya agar progam unggulan Anies-Sandi terganjal, namun di sisi lain sebenarnya mereka mencoba memaksakan kehendak untuk memenangkan jagoannya yang diduga memiliki dokumen yang dipalsukan. Seharusnya siapapun yang menjadi pemenang ataupun yang layak dimenangkan sesuai aturan dan peraturan lelang harus diumumkan jangan ditunda atau dibatalkan," kata Tom dalam keterangan persnya, Sabtu (24/1).

Tom yang juga bagian Presidium Relawan Anies-Sandi saat Pilgub 2017 melihat hal ini sudah biasa dilakukan para pejabat karena tekanan dari pimpinan DPRD.

"Kebiasaan ini harus dihilangkan, sudah tidak zaman lagi. Untuk itu saya berharap Anies-Sandi harus tegas dan berani untuk menjalankan program penyerapan anggaran di Pemprov DKI Jakarta yang selama ini sudah sangat tertinggal dari daerah-daerah lain," ujar Tom.

Tom menegaskan, bila benar ada pimpinan Dewan yang bermain maka harus diserahkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) agar turun dan menyelidikinya.

"Secara moral juga partai jangan memberikan kesempatan kepada orang-orang yang sangat tamak seperti ini untuk menjadi caleg di tahun 2019 mendatang," pungkas Tom. [ald]

Populer

KSAD Maruli: Saya Minta Maaf dan Bertanggung Jawab

Jumat, 04 September 2026 | 20:28

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

Masa Jabatan Gibran Tinggal Hitungan Hari

Kamis, 03 September 2026 | 14:46

Muhadjir Terbitkan Surat Pengalihan Kuota Haji Usai Konsultasi ke Jokowi

Selasa, 01 September 2026 | 15:17

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

MAKI Puji Kerja Senyap Jampidsus Kuntadi Fokus Rampas Aset

Selasa, 01 September 2026 | 01:59

UPDATE

Minyak Dunia Tembus 100 Dolar AS, Purbaya Belum Tambah Subsidi Energi

Sabtu, 12 September 2026 | 02:25

One Asia Golf Cup 2026 Diikuti 144 Pengusaha dari 11 Negara

Sabtu, 12 September 2026 | 02:14

Relawan Prabowo-Gibran Tak cuma Hadir saat Pemilu

Sabtu, 12 September 2026 | 01:30

Ferry Boboho Balikin Duit Rp5 Miliar, Diduga terkait Pemerasan Febrie

Sabtu, 12 September 2026 | 01:10

Maruli Janji Dongkrak Peringkat Atlet Judo Indonesia

Sabtu, 12 September 2026 | 01:01

ERP Solusi Pengendalian Kemacetan Jakarta

Sabtu, 12 September 2026 | 00:34

Simak Rekayasa Lalin Persija-Persib di GBK

Sabtu, 12 September 2026 | 00:18

Jarnas Konsisten Kawal Program Pro Rakyat Prabowo-Gibran

Sabtu, 12 September 2026 | 00:00

Haji Dimulai dari Kalkulator

Jumat, 11 September 2026 | 23:35

Baznas Kembali Raih Indonesia Most Reputable Companies Award 2026

Jumat, 11 September 2026 | 23:20

Selengkapnya