Berita

Edo dan rekan-rekan petugas kebersihan sampah di Teluk jakarta/Bonfilio Mahendra Putra

Nusantara

Cerita Edo, Bertaruh Nyawa Bersihkan Ratusan Ton Sampah Teluk Jakarta

SABTU, 24 MARET 2018 | 09:45 WIB | LAPORAN:

Bau menyengat dari puluhan ton tumpukan sampah di tepian Muara Angke Jakarta Utara seakan sudah menjadi teman sehari-hari bagi Edo. Dia dan puluhan rekannya merupakan pekerja yang ditugaskan untuk membersihkan tumpukan sampah tersebut.

Edo mengaku, dalam waktu sepekan terakhir, dia dan rekan-rekannya bekerja all out demi mengurai tumpukan sampah yang jadi sorotan media itu.

"Saya juga masuk ke dalam kubangan (sampah), dengan begitu saya tahu kedalaman laut dan sampah yang diambil," jelas Edo, saat berbagi cerita dengan Kantor Berita Politik RMOL (Jumat, 23/3) di tengah pekerjaan yang dilakukannya.


Dia mengaku bahwa dalam kurun waktu sepekan terakhir, dia dan rekan-rekannya sudah mengerjakan setidaknya 85 ton dari sekitar 100 ton sampah yang menumpuk di kawasan tersebut.

"Kebanyakan dari sampah-sampah tersebut sih plastik, bekas peralatan rumah tangga," sambung Edo yang mengenakan pakaian khas pembersih sampah Jakarta, orange yang tampak lusuh dan kotor karena terkena sampah dan kubangan.

Membersihkan ratusan ton sampah tersebut bukan perkara yang mudah, Edo pun mengakui bahwa banyak hal tidak menyenangkan yang dia temui selama menjalankan pekerjaannya tersebut.

Tidak jarang dia menemukan serpihan beling atau kaca yang bisa melukai tubuh di antara tumpukan sampah. Bukan hanya itu, hewan-hewan melata seperti ular pun seakan sudah menjadi hal yang biasa ditemui saat membersihkan sampah.

Bukan hanya itu, Edo dan rekan-rekannya juga bahkan bertaruh nyawa dalam melaksanakan pekerjaannya. Bagaimana tidak, tumpukan sampah tersebut bisa saja sewaktu-waktu ambles atau merembes ke dalam kubangan dan membahayakan keselamatan pekerja di atasnya.

Walau begitu, Edo megaku menerima semua resiko yang dihadapi dalam pekerjaannya. Dia pun selalu waspada dalam menjalankan pekerjaannya tersebut.

"Ya, Alhamdullilah sampai sekarang selamat dan masih bisa bekerja" ujar Edo.

Dia berharap bahwa atas kasus penumpukan sampah ini, masyarakat baik di perkotaan maupun dipinggiran bisa lebih peduli pada sampah yang dihasilkan setiap harinya agar tidak terulang kejadian penumpukan sampah semacam ini yang bukan hanya mencemari lingkungan, tapi juga membawa ancaman kesehatan serta membentuk citra yang buruk soal Jakarta. [mel]

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya