Berita

Syahrini/Net

Blitz

Syahrini, Bertingkah Di Monumen Holocaust

JUMAT, 23 MARET 2018 | 09:14 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

RMOL. Syahrini belum kapok bertingkah. Usai menimbul­kan kontroversi gara-gara foto di tol di Surabaya, aksi sang sosialita kini dikecam karena berswafoto di Berlin, Jerman.

Aksi Syahrini itu dikecam karena ia melakukannya di lokasi yang dikenal atas sejarah gelap Eropa, pemban­taian kaum Yahudi oleh Nazi atau Holocaust.

Monumen itu mulai diban­gun pada 2003 dan disahkan pada 2005, 60 tahun setelah Perang Dunia II, untuk meng­hormati ribuan kaum Yahudi Jerman korban genosida oleh Nazi pimpinan Adolf Hitler.


Norma setempat melarang tindakan yang tidak meng­hormati terhadap para korban yang tewas di tempat itu sep­erti duduk-duduk, memanjat, berfoto atau vandalisme.

Sementara itu, Syahrini justru berpose di atas memo­rial yang berbentuk banyak pusara dan menunjukkan tingkah yang bertentangan dengan norma tempat terse­but. Foto itu sempat ia ung­gah ke akun Instagram, tapi kini telah ia hapus. Atas tindakan saksi kasus First Travel tersebut, warganet ramai mengecam.

"Aduh si Inces blunder amat. Jadi begini, ini Ho­locaust Memorial aslinya tidak boleh foto-foto apalagi sampai naik-naik macam gini. Sempat jadi kasus buat mahasiswa-mahasiswa as­ing yang mau foto cantik di Instagram di-capture sama pemerintah Jerman terus dapat peringatan tidak dapat izin masuk lagi," cuit akun @ andikaedwin.

Selain berpose, Syahrini pun ketahuan mengunggah video ke fitur Story di Ins­tagram. Dalam video itu, si Sesuatu juga menunjukkan sikap kurang hormatnya.

"Bagus yah, tempat Hitler bunuh-bunuhan dulu," ucap­nya dalam video yang kini beredar di dunia maya itu. "Orang-orang jangan seperti Syahrini. Menjadi kaya dan sukses seperti dia tapi tidak berpendidikan begini," cuit @riyanwahyudi. ***

Populer

Pensiunan ASN Bakal Terima Uang Pensiun Langsung dari Kas Negara pada 2027

Sabtu, 10 Oktober 2026 | 16:07

Siaga 98 Desak DPR Kaji Putusan MK Terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 09:41

Parpol seperti Kompak Menolak Bela Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:35

Purnawirawan TNI Bersikap Kenegarawanan soal Putusan MK terkait Gibran

Minggu, 11 Oktober 2026 | 04:50

Firli Bahuri Sandang Gelar Doktor Hukum, Raih Gelar Summa Cumlaude

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 16:33

Pengusaha Keberatan Masa Kerja Karyawan Kontrak Dipangkas jadi Empat Tahun

Kamis, 08 Oktober 2026 | 18:20

Gaji 26 Wantimpres Prabowo Tembus Rp1,9 Miliar Tiap Bulan, Belum Termasuk Fasilitas

Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:06

UPDATE

Bursa Asia Ambruk, Saham Teknologi Berguguran

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:30

Nasdaq Tertekan, Investor Wall Street Waspadai Inflasi AS

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:17

Bidik Pasar Modal, Dua BUMD DKI Konsultasikan Rencana IPO ke OJK

Selasa, 13 Oktober 2026 | 08:06

Delta Tunda Penerbangan ke Arab Saudi Usai Serangan Riyadh hingga 2027

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:46

Logam Mulia Tertekan Dolar Jelang Rilis Inflasi Amerika Serikat

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:29

Pasar Eropa Hijau Didorong Saham Perbankan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 07:13

Drone Seeder Solusi Reklamasi Lahan Pascatambang, SOP Masih Digodok

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:56

Republik Konoha dan Krisis Ketiga

Selasa, 13 Oktober 2026 | 06:23

Olahan Sagu Inovasi TEP IPB University Ramaikan Festival Kali Maro IV Merauke

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:57

Ijazah bagi Kekuasaan

Selasa, 13 Oktober 2026 | 05:27

Selengkapnya