Berita

Foto/Net

Nusantara

Bantuan Pangan Non Tunai Kini Hanya Beras Dan Telur

Isinya Dikurangi, Penerimanya Diperbanyak
RABU, 21 MARET 2018 | 10:46 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Masyarakat penerima ban­tuan pangan non pangan tidak perlu kaget bila isi bantuan berkurang. Sebab pemerintah memang menghapus pemberian minyak dan gula sehingga isinya hanya beras dan telur saja.

Hal tersebut diputuskan pe­merintah dalam Rapat Koor­dinasi (Rakor) membahas Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang dipimpin Menteri Koordinator Pembangunan Ma­nusia dan Kebudayaan (PKM) Puan Maharani di Kantornya, kemarin.

Hadir dalam rapat tersebut antara lain, Menteri Sosial Idrus Marham, Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Bam­bang Brodjonegoro, perwakilan dari Sekretariat Kabinet dan Bank BUMN, dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Selain mengurangi isi bantuan, Rakor ini memutuskan memperluas jangkauan penerima BPNT.


Penerima BPNT diperluas dari sebelumnya 44 kota/kabupaten menjadi 68 44 kota/kabupaten.

Menteri Puan menjelaskan, penambahan daerah peneri­ma bantuan didasari atas ha­sil evaluasi penyaluran BNPT Januari-Februari 2018.

"Penyaluran BPNT menca­pai 86 persen, menjangkau 1,2 juta keluarga penerima manfaat (KPM), dengan angka kepuasan penerima mencapai 90 persen," imbuh Puan.

Selain itu, lanjut Puan, per­luas wilayah jangkauan ini juga dilakukan karena daerah yang akan disasar sudah memi­liki kesiapan infrastruktur. Di antaranya, kesiapan Himpunan Bank Milik Negara (Himbara) melayani masyarakat, Rumah Pangan Kita (RPK) yang dikelola Perum Bulog, dan Warung Gotong Royong Elektronik (e-warong) yang dikelola Koperasi di bawah Kementerian Sosial.

Dia menyebutkan beberapa daerah yang sudah mempersiapkan e-warungnya untuk penyaluran BPNT antara lain Banda Aceh dan Solok.

Puan mengungkapkan, per­luasan wilayah juga rencananya akan diikuti penambahan KPM hingga 10 juta. Penetapan jumlah KPM nanti akan disesuaikan dengan kesiapan infrastruktur di daerah sasaran.

"Jadi masih dalam pertimbangan untuk perluasan. kita akan sesuaikan targetnya sampai 10 juta KPM. Untuk Maret ini masih reguler 1,2 juta di 44 kota. Kita akan cek dulu daerahnya siap atau tidak, infrastrukturnya gimana. Kalau sudah siap kita salurkan," tegasnya.

Soal pengurangan isi bantuan, Puan menerangkan, pemerintah akan menghapus pemberian minyak dan gula dalam BPNT dengan nominal Rp 11 ribu per KPM.

"BPNT sekarang hanya bisa digunakan KPM untuk beras dan telur saja. Kalau dulu ada minyak dan gula, sekarang tidak," terang Puan.

Puan menuturkan, pengha­pusan gula dan minyak sudah mempertimbangkan kebutuhan gizi masyarakat. Menurutnya, beras dipertahankan karena komoditas ini merupakan salah satu kebutuhan pokok. Sedang­kan telur melengkapi kebutuhan protein masyarakat. ***

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

UPDATE

IHSG Merah, Rupiah Tembus Rp17.130 Usai Negosiasi AS-Iran Gagal

Senin, 13 April 2026 | 10:15

Kebangkitan Saham AI Asia: Investor Global Mulai Agresif Pasca-Redanya Tensi Geopolitik

Senin, 13 April 2026 | 10:02

Kasus Tas Branded Dicuri, EcoRing Diminta Tak Lepas Tangan

Senin, 13 April 2026 | 10:02

AS Blokade Kapal yang Keluar Masuk Pelabuhan Iran Mulai Hari Ini

Senin, 13 April 2026 | 09:52

Pembangunan Kawasan Legislatif dan Yudikatif IKN Terus Dikebut

Senin, 13 April 2026 | 09:43

Feel Good Network Bidik Pasar Ekonomi Digital Asia Tenggara

Senin, 13 April 2026 | 09:24

Australia Tolak Gabung Blokade AS di Selat Hormuz

Senin, 13 April 2026 | 09:21

PM Viktor Orban Tumbang setelah 16 Tahun Berkuasa

Senin, 13 April 2026 | 09:18

Tidak Ada Ajaran Kristen Benarkan Membunuh Sebagai Jalan Spiritual

Senin, 13 April 2026 | 09:16

Ubah Krisis Jadi Peluang: Strategi Indonesia Perkuat Ketahanan Ekonomi

Senin, 13 April 2026 | 09:09

Selengkapnya