Berita

Zulhas/Net

Zulhas: Prinsip Hidup Leiden is Liijden Masih Relevan

SABTU, 17 MARET 2018 | 05:25 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Pahlawan Nasional KH Agus Salim merupakan cerminan sosok yang pandai berdiplomasi namun tetap sederhana dan rendah hati. Untuk itu, Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengajak masyarakat Indonesia untuk meneladani sosok mantan Menteri Luar Negeri Indonesia itu.

Hal itu disampaikannya saat memberikan Opening Speech Gala Premiere Film Moonrise Over Egypt di Epicentrum XXI, Jum'at (16/3). Film ini bercerita tentang perjuangan diplomasi KH Agus Salim bersama Abdurrachman Baswedan, Mohammad Rasjidi, dan Nazir Datuk Sutan Pamuntjak untuk mendapatkan pengakuan internasional atas kemerdekaan Indonesia.

"Kalau ingin belajar kesederhanaan, belajarlah dari KH Agus Salim. Menguasai 10 lebih bahasa, pandai berdiplomasi, disegani lawan bicara, tapi sederhana dan tetap rendah hati. Itulah beliau KH Agus Salim," katanya.


Selain kesederhanaan, ada hal lain yang juga bisa diteladani dari Agus Salim, yaitu tentang prinsip hidupnya yang dikenal dengan Leiden is Liijden atau memimpin adalah jalan menderita. Menurutnya, prinsip ini masih relevan dengan kondisi dunia politik Indonesia saat ini.  

"Prinsip memimpin adalah jalan menderita ini relevan dengan kondisi sekarang, ketika memimpin justru dijadikan jalan singkat untuk mengumpulkan harta," tukasnya.

Lebih lanjut, Zulkifli menjelaskan bahwa Film Moonrise Over Egypt ini juga menjadi bukti bahwa perjuangan merebut kemerdekaan Indonesia dilakukan oleh orang-orang terdidik dan terpelajar.

"Bayangkan di bangsa yang baru merdeka sudah muncul intelektual sekelas KH Agus Salim yang kemampuan diplomasinya diakui dunia. Begitu juga Bung Karno, Bung Hatta yang meletakkan nilai nilai awal perjuangan diplomasi," tutup ketua umum PAN itu. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya