Berita

Foto/Net

Hukum

BNN Tembak Mati WN Malaysia Penyelundup 30 Ribu Pil Ekstasi

RABU, 14 MARET 2018 | 10:39 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan narkotika dari Malaysia di dua tempat berbeda di Pontianak, Kalimantan Barat, Selasa (13/3). Penyelundupan ini dilakukan oleh seorang kurir bernama Edy dan seorang warga negara (WN) Malaysia bernama Piter.

Edy ditangkap di Jalan Trans Kalimantan. Sementara Piter diamankan di Hotel Haris Pontianak, namun BNN terpaksa menembak mati Piter karena berusaha melarikan diri saat ditangkap.

Deputi Pemberantasan BNN, Irjen Pol Arman Depari menjelaskan bahwa penangkapan dua pelaku tindak pidana narkoba itu dilakukan berdasarkan informasi masyarakat yang mengaku sering menemui adanya penyelundupan narkoba dari Kuching, Malaysia ke Indonesia, melalui perbatasan tidak resmi di Kalimantan Barat.


"Selanjutnya, petugas BNN gabungan dengan petugas Bea Cukai melakukan penyelidikan di Lintas Trans Kalimantan," kata Arman dalam keterangannya kepada wartawan, Rabu (14/3).

Dari monitoring tersebut, BNN berhasil menangkap Edy saat mengendarai mobil berisi narkoba. Setelah menangkap Edy, BNN melakukan pengembangan.

Kepada BNN, Edy mengaku mendapat perintah oleh Piter yang menginap di Hotel Haris Pontianak. Namun pada saat akan dilakukan pengembangan terhadap tersangka lainnya di wilayah Siantan, Pontianak, Piter berusaha melarikan diri dan melawan petugas.

"BNN terpaksa melakukan tindakan tegas dan terukur kepada pelaku Piter," pungkas Arman.

Tambah Arman, saat dilarikan ke RSUD Soedarso Pontianak, nyawa pelaku tak bisa tertolong. Bersama pelaku BNN turut mengamankan sebagai barang bukti, 30 ribu butir pil ekstasi, dua kilogram sabu kristal, dua unit HP dan satu unit mobil. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya