Berita

Ketua MPR Dukung Revisi UU Pendidikan Kedokteran

SENIN, 12 MARET 2018 | 22:02 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI) keberatan dengan adanya dokter layanan primer (DLP). Untuk itu organisasi yang dipimpin oleh dr. Abraham itu melakukan pertemuan dengan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Kehadiran mereka diterima dengan hangat oleh Zulkifli Hasan di ruang kerjanya, Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Jakarta, Senin (12/3).

Atas keberatan dengan adanya DLP tersebut maka PDUI ingin Undang-Undang Tentang Pendidikan Kedokteran direvisi. Dianggap hadirnya DLP bisa mempengaruhi keberadaan para dokter umum yang bertugas di Puskesmas.


Selain mengeluhkan masalah itu, PDUI juga mengundang Zulkifli Hasan untuk hadir dalam Mukernas yang akan berlangsung bulan April 2018.

Menanggapi keluhan PDUI, Zulkifli Hasan dengan sigap menghubungi anggota DPR yang ada di Komisi X dan Komisi IX. Zulkifli Hasan mengecek sejauh mana upaya revisi undang-undang itu telah berjalan. Setelah dicek ternyata, revisi belum dilakukan.

"Nah untuk itu kita ikuti proses hukum yang ada," ujarnya.

"Bila pemerintah belum melaksanakan revisi maka DPR mempunyai inisiatif untuk melakukan," ujarnya.

"Saya dukung dan akan bantu aspirasi PDUI," ujarnya.

Terkait undangan untuk hadir dalam Mukernas PDUI, Zulkifli Hasan berjanji akan datang dalam acara yang akan digelar di Hotel Sheraton, Gandaria City, Jakarta Selatan.[dem]

Populer

Duit Rp100 Miliar Hasil OTT KPK Dikabarkan Milik Nusron Wahid

Selasa, 15 September 2026 | 13:16

Advokat Pitra Romadoni Dipanggil Polres Bogor

Rabu, 09 September 2026 | 01:15

Mengenal Pantas Sutardja, Orang Super Kaya AS Berdarah Indonesia

Kamis, 10 September 2026 | 05:04

KPK Belum Tutup Peluang Periksa Bos Rokok HS M Suryo

Sabtu, 12 September 2026 | 06:08

KPK Periksa Karyawan PT SCGU

Selasa, 08 September 2026 | 15:34

Pendatang Baru, Partai Gema Bangsa Siap Verifikasi Pemilu 2029

Minggu, 13 September 2026 | 17:39

KPK Dikabarkan Tetapkan Tangan Kanan Nusron Wahid Hingga Pihak Summarecon sebagai Tersangka

Selasa, 15 September 2026 | 09:40

UPDATE

Polda Metro Geledah Sembilan Lokasi Terkait Dugaan Korupsi Proyek Alat Konstruksi

Jumat, 18 September 2026 | 18:26

APBN Defisit Rp240 Triliun, IHSG-Rupiah Kompak Anjlok

Jumat, 18 September 2026 | 18:06

Sinopsis The Ordinary Jackpot, Drama Korea Terbaru Lee Jun-hyuk

Jumat, 18 September 2026 | 18:04

Usai Summarecon Agung, Rumah Anak Buah Nusron Wahid Digeledah KPK

Jumat, 18 September 2026 | 18:02

BNI Perkuat Peran Bank Sahabat Mahasiswa melalui Jatinangor Music Fest

Jumat, 18 September 2026 | 17:57

Geledah Kantor Summarecon Agung, Dokumen SHGB dan Bukti Elektronik Disita KPK

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Fahd A Rafiq Jadi Tersangka KPK 3 Kali, Ini Daftar Kasus yang Menjeratnya

Jumat, 18 September 2026 | 17:48

Kasus Summarecon Alarm Pembenahan Sistem Blokir Pertanahan

Jumat, 18 September 2026 | 17:42

Beda Influenza A dan Flu Biasa, Kenali Gejala dan Cara Membedakannya

Jumat, 18 September 2026 | 17:41

Paulus Tannos Tegaskan Tak Hindari Hukum, Minta Bukti Diuji Secara Adil

Jumat, 18 September 2026 | 17:28

Selengkapnya