Berita

Ketua MPR: Hasil Tidak Akan Khianati Kerja Keras

SABTU, 10 MARET 2018 | 16:14 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

. Akhir pekan digunakan Ketua MPR RI Zulkifli Hasan untuk bertemu anak-anak muda di Kota Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu (10/3).

Dalam rangka roadshow gerakan "Kami Indonesia", pria yang akrab disapa Zulhas ini bertemu anak-anak muda di Universitas Hasanuddin dan Universitas Negeri Makassar.

Di hadapan ribuan mahasiswa, Zulhas mengajak mereka bersyukur karena bisa kuliah di dua kampus terbaik di Sulawesi Selatan


"Berapa banyak teman-teman kita yang tidak bisa kuliah karena alasan biaya. Atau teman-teman kita yang putus kuliah karena tak sanggup lagi bayar semester," kata dia.

Zulhas ceritakan masa-masa sulitnya untuk kuliah selama 11 tahun sambil berdagang.

"Saya anak rantau dari Lampung datang ke Jakarta tak punya saudara, bawa bekal seadanya. Modalnya pesan ibu, 'jangan menyerah'," ungkapnya.

Untuk menyambung hidup, Zulhas berdagang warehouse alat-alat kebutuhan rumah tangga dari satu rumah ke rumah lain. Akhirnya, nasib pertemukannya dipercaya dengan pemodal.

"Percaya enggak percaya di usia 20 tahun saya sudah bisa beli mobil dengan penghasilan bulanan Rp 500 juta kalau sekarang. Itu tahun 1985 loh," sebutnya.

Satu hal yang diyakini Zulhas sejak merantau ke Jakarta sampai sukses dalam bisnis adalah prinsip hasil tidak akan khianati usaha dan kerja keras.

"Dimana ada kemauan disitu ada jalan. Setiap perjuangan pasti buahnya keberhasilan. Hukum Tuhan itu bekerja bagi hambanya yang berusaha dan berdoa," katanya.

"Kalau saya yang kuliah pas-pasan saja bisa jadi anggota DPR, Menteri Kehutanan dan ketua MPR, maka yakinlah alumni Unhas dan UNM bisa lebih baik," tutup Zulhas menambahkan. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya