Berita

Foto: Net

Politik

Berhasil Ekspor Jagung, Mentan Sebut SYL Sebagai Bung Karno Baru

SABTU, 10 MARET 2018 | 05:13 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo (SYL) menuai pujian dari Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman karena keberhasilan daerah melakukan ekspor jagung.

Menurut Mentan, ekspor ini merupakan realisasi nawacita dalam mewujudkan kedaulatan pangan dan peningkatan kesejahteraan petani

"Andaikata seluruh gubernur meletakkan 7,3 persen sebagai pertumbuhan ekonomi di Indonesia, maka kemiskinan di Indonesia sudah selesai," ujar Amran saat melepas ekspor jagung Sulsel sebanyak 6.700 ton ke Filipina, melalui Pelabuhan Soekarno-Hatta, Jumat (9/3).


Pelepasan atau pengapalan pertama ini merupakan bagian dari 60.000 ton yang akan dikirim dengan nilai Rp 210 miliar.

Lebih lanjut, Mentan menyamakan sosok SYL dengan bapak pendiri bangsa Soekarno. Keduanya, kata Amran, sama-sama berhasil mengguncang dunia.

"Tahun 1945 ada Bung Karno, menguncang dunia. Penduduk waktu itu 66 juta. Sekarang 260 juta. Harus ada Bung Karno-Bung Karno baru lahir, seperti Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo," puji Amran.

Amran menjelaskan bahwa tahun ini merupakan tahun bersejarah bagi bangsa Indonesia. Sebab bangsa ini meraih prestasi luar biasa dalam hal ekspor jagung.

"Tahun ini, kita berhasil membalikkan keadaan, kalau dulu kita impor 3,6 juta ton per tahun, sekarang kita ekspor, ini luar biasa," kata Amran.

Sementara itu, SYL menyatakan bahwa pihaknya berkomitmen kuat dalam melawan impor pangan yang menyangkut kebutuhan dasar masyarakat. Ekspor jagung yang mulai dilakukan ini merupakan pertanda bahwa Indonesia sudah bisa menyediakan pangan bagi bangsa lain.

"Impor pangan strategis tidak boleh masuk di Sulsel. Hari ini kita buktikan dengan ekspor jagung karena kalau kita serius dan modern memanfaatkan lahan pertanian, produksi jagung Sulsel bisa lebih besar," urainya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya