Berita

Emma Watson/Net

Blitz

Emma Watson, Tato Anti Pelecehan Salah Tanda Baca

JUMAT, 09 MARET 2018 | 10:15 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Emma Watson memamerkan tato baru pada lengan kirinya. Saat menghadiri pesta, bintang film Beauty and the Beast tersebut mengenakan gaun hi­tam. Tato tersebut pertama kali ditunjukkan ketika menghadiri pesta Vanity Fair Oscar.

Tato bertuliskan Time's Up tersebut merupakan salah satu bentuk kampanye Watson un­tuk mendukung para korban yang mengalami pelecehan atau kekerasan seksual di tem­pat kerja.

Beberapa orang yang meli­hat tato tersebut justru berko­mentar ada yang salah dengan tata bahasa tato temporer mi­lik Watson. Tato yang dibuat bertuliskan Times Up, yang se­harusnya menyelipkan apostrof dan huruf s setelah kata Time sehingga menjadi Time's.


Menanggapi kesalahan penu­lisan ini, Watson memberikan penjelasan. "Koreksi untuk posisi tato palsu disediakan. Tampaknya apostrof adalah sebuah keharusan."

Duta PBB ini juga pernah memamerkan tato palsu pada lengan atas ketika menghadiri festival musik Glastonbury pada 2010. Kemudian, pada 2013 Watson memamerkan tato palsu di punggung ketika bermain da­lam film The Bling Ring.

Bintang serial Harry Pot­ter tersebut menunjukkan du­kungannya terhadap gerakan Time's Up dengan memberikan donasi sebesar 1,4 juta dolar AS kepada pihak Justice and Equal­ity Fun pada Februari lalu.

Donasi tersebut diberikan se­cara personal juga legal sesuai dengan regulasi yang ada yang akan menjamin setiap orang dapat merasa aman ketika bek­erja, bermain dan ketika berada di rumah. ***

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya