Berita

Nusantara

Sengketa Informasi Reklamasi Teluk Jakarta Masuk Mediasi

KAMIS, 08 MARET 2018 | 19:48 WIB | LAPORAN:

Sidang sengketa informasi proyek reklamasi Teluk Jakarta memasuki tahap mediasi. Persidangan pemeriksaan dipimpin Ketua Majelis Komisioner Komisi Informasi Pusat (KIP), Hendra J. Kede.

Di Gedung BSP Kantor KIP, Tanah Abang, Jakarta Kamis sore (8/3), agenda sidang dihadiri oleh termohon dan pemohon.

Dalam sidang lanjutan tersebut, Nelson Nikodemus Simamora datang bukan sebagai kuasa hukum dari Lembaga Bantuan Hukum, tetapi sebagai warga negara Republik Indonesia yang menggugat Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.


"Saya mengubah status saya, kalau kemarin atas nama LBH, sekarang saya atas nama pribadi, itu bisa dilihat dari formulir awal," ujar Nelson.

Pemerintah dianggap tidak transparan sebab enggan membuka dokumen yang berkaitan dengan pemenuhan syarat untuk pencabutan moratorium reklamasi Pulau C, D dan G. Nelson juga meminta transparansi dan keterbukaan instansi pemerintah dalam melakukan programnya.

Sebelumnya sidang pertama kasus sengketa informasi dilaksanakan pada Kamis (1/3) menghasilkan keputusan untuk memenuhi dokumen legal standing dari LBH. Dokumen tersebut pun sudah dipenuhi dan masuk dalam tahap mediasi.

Nelson juga menambahkan bahwa ia hanya ingin laporan dari pengembang kawasan Teluk Jakarta kepada masyarakat bersifat transparan. Sehingga masyarakat tahu apa yang sudah dilakukan oleh pengembang tersebut

"Saya hanya ingin laporan prosesnya jelas dan transparan," ujar Nelson.

Nelson berharap nantinya pemerintah melalui Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan benar-benar transparan dalam membela kepentingan publik. [ald]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya