Berita

Hukum

Saksi Akui Terima Uang Transport dari Ketua Tim Lelang KTP El

KAMIS, 08 MARET 2018 | 19:28 WIB | LAPORAN:

Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Mahmud Toha Siregar mengaku menerima uang jalan Rp 1 juta dari ketua lelang proyek KTP elektronik Drajat Wisnu.

"Iya, dia (Drajat Wisnu) pernah kasih ke saya uang transport satu juta," ujarnya menjawab pertanyaan Jaksa KPK di Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Kamis (8/3)

Mahmud Toha mengatakan uang tersebut sudah dikembalikan kepada KPK karena komisi anti rasuah memintanya.


"Saat itu penyidik meminta dikembalikan, saya kembalikan," lanjutnya.

Dia mengaku jika hati kecilnya menentang saat menerima uang tersebut.

"Memang bertentangan dengan hati saya, saat itu (Drajat) bilang uang transport," ungkapnya.

Mahmud menjelaskan bahwa uang 'jalan' diberikan kepada masing-masing orang perwakilan lembaga yang ikut hadir dalam rapat terkait proyek KTP el. Satu lembaga diwakili tiga orang, dan ada belasan lembaga yang hadir.

BPKP menjadi salah satu dari belasan lembaga pemerintah yang mengawasi lelang proyek KTP-el saat itu. Lembaga tersebut juga yang menyetujui proyek untuk dilakukan secara paket (konsorsium), dibanding dengan Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang atau Jasa Pemerintah (LKPP) yang saat itu dipimpin Agus Rahadjo tidak menyetujui dengan sistem paket itu. [dem]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya