Berita

Nusantara

Wagub Sandi: Tidak Semua Pohon Di Sudirman-Thamrin Ditebang

KAMIS, 08 MARET 2018 | 10:17 WIB | LAPORAN:

. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno angkat bicara soal penolakan Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) dan Koalisi Pejalan Kaki yang menolak rencana Pemprov DKI menebang 451 pohon demi menata trotoar sepanjang Jalan Sudirman-Thamrin di Jakarta Pusat.

Jelas Sandi, tidak semua pohon di kedua jalan protokol ibukota itu akan ditebang, melainkan akan ada beberapa pohon yang hanya dipindahlokasikan ke beberapa lokasi. Misalkan, dipindah ke Waduk Pluit, Jakarta Utara.

"Ada pindah ke sana (Waduk Pluit) ada pindah juga di dekat situ," kata dia di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (8/3).


Karenanya, politisi Partai Gerindra ini mengaku sudah meminta Dinas Kehutanan DKI dan dinas terkait untuk berperan aktif mensosialisasikan itu ke semua komunitas yang pada awalnya menentang rencana penebangan ratusan pohon tersebut.

"Saya sudah mengingatkan Dinas Kehutanan dan dinas terkait untuk merangkul komunitas untuk diajak bicara, dan masukan dari Koalisi Pejalan Kaki sangat sangat penting," aku Sandi.

Tidak hanya itu, Sandi juga mengaku sudah memerintahkan kepada jajarannya untuk mengajak komunitas-komunitas tersebut untuk ikut mengawasi proses penataan trotoar, khususnya terkait dengan pohon di pinggir jalan.

"Ini prosesnya masih berjalan untuk mereka melakukan pendampingan," pungkasnya.

Kepala Bidang Kehutanan Dinas Kehutanan Pertamanan dan Pemakaman DKI Jakarta, Jaja Suarja sebelumnya mengatakan, pohon yang akan dipindahkan adalah yang dianggap masih layak. Sementara pohon yang sudah tua dan batangnya telah rapuh akan ditebang.

Pohon-pohon yang akan ditebang nanti akan diganti dengan bibit pohon lainnya. Adapun proses pergantian pohon dilakukan bersamaan dengan penataan trotoar. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya