Berita

Fahri Hamzah/Net

Politik

Soal Presidential Treshold 20 Persen, Fahri Hamzah: Sistem Ini Menjebak

RABU, 07 MARET 2018 | 20:17 WIB | LAPORAN: SORAYA NOVIKA

Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, Fahri Hamzah, beranggapan bahwa sistem presidential treshold 20 persen merupakan sebuah jebakan. Artinya, sistem tersebut hanya membuat kandidat-kandidat bersembunyi. Seperti apa penjelasannya?

"Intinya, sistem ini menjebak. Menghilangkan calon lain. Itu ngawur sekali! Kalau begini caranya, kita seperti kembali ke sistem lama," ujar Fahri di depan Gedung Nusantara III, Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (7/3).

Wakil Ketua DPR ini menambahkan bahwa demokrasi harusnya menjamin pemimpin yang lebih baik. Sebab mekanismenya sendiri tentu membuat rakyat bisa semakin tahu.


Selain itu, lanjutnya, kontestasi tiga poros untuk Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 dianggap lebih baik ketimbang lawan kotak kosong. Menurut eks kader PKS itu, jika lebih banyak partai yang mau membuat poros, maka akan menjadi lebih baik.

"Supaya kontestasi idenya lebih terbuka. Alternatif dan pilihan rakyat pun jadi lebih baik," pungkasnya. [tsr]


Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya