Berita

Abdul Rosyid/RMOL

Nusantara

Sopir Angkot M08 Somasi Anies

RABU, 07 MARET 2018 | 19:09 WIB | LAPORAN:

Salah satu sopir angkot M08 Tanah Abang-Kota, Abdul Rosyid mensomasi kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Rasyid Baswedan.

Khususnya, terkait kebijakan menutup Jalan Jati Baru Raya, Pasar Tanah Abang untuk dijadikan sebagai lahan berjualan bagi para pedagang kaki lima (PKL).

Rosyid menuntut mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) itu untuk segera membuka kembali akses jalan tersebut.


"Kalau itu (somasi) tidak digubris saya bawa ke pengadilan," tegas Rosyid dengan muka masam saat ditemui di Balai Kota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Rabu (7/3).

Menurut Rosyid, imbas penutupan jalan tersebut menyebabkan pendapatannya sehari-hari ikut berkurang.

Padahal sebelumnya, solusi untuk penghasilan para sopir yang kian menurun, Anies-Sandi menawarkan mereka untuk mengikuti program OK Otrip.

Mengingat, Pemprov DKI menyatakan bahwa penutupan Jalan Jati Baru Raya hanya untuk sementara.

Terkait itu, Rosyid menegaskan bahwa OK Otrip yang selama ini dibangga-banggakan Anies-Sandi sama sekali tidak sesuai dengan harapan sebagian besar sopir angkot.

Terlebih, Pemprov mewajibkan jarak yang harus ditempuh oleh setiap sopir angkot sejauh 190 kilometer.

"Sementara trayek saya enggak sampai segitu. Satu ritase (rit) saya hanya bisa 10 kilometer. Kalau setengah hari cuma 5 kali keliling, jadi cuma 50 kilometer," jelasnya.

Langkah hukum terhadap Gubernur Anies terkait penutupan Jalan Jati Baru Raya sebelumnya juga pernah dilakukan.

Dimana Cyber Indonesia sudah pernah melaporkan kasus dugaan melanggar Pasal 12 Undang-Undang RI Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan itu ke Polda Metro Jaya.

Anies diancaman pidana penjara paling lama 18 bulan atau denda (Rp) 1,5 Miliar. Adapun nomor laporannya adalah LP/995/II/2018/PMJ/Dit.Reskrimsus. [tsr]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya