Berita

Agun Gunandjar Sudarsa/Net

Agun Gunandjar: Politik Anggaran Jangan Terpusat Di Jakarta

RABU, 07 MARET 2018 | 14:38 WIB | LAPORAN: RUSLAN TAMBAK

.  Anggota MPR dari Fraksi Partai Golkar Agun Gunandjar Sudarsa mengatakan soal tindak pidana korupsi lebih baik mencegah daripada menindak.

Demikian disampaikan Agun saat menjadi narasumber Sosialisasi Empat Pilar MPR di Gedung Nusantara V, Komplek Parlemen, Rabu (7/8).

Lebih lanjut dalam sosialisasi yang diikuti oleh ratusan mahasiswa Akper Pelni itu, Agun mengatakan untuk mengatasi korupsi bisa diatasi dengan kebijakan.


Kebijakan saat ini dimana politik anggaran lebih terpusat di Jakarta, menurut Agun, itu menjadi faktor terjadinya korupsi.

"Semua diurus di Jakarta," ujarnya.

Untuk itu dirinya mengharap agar politik anggaran di balik, dimana seharusnya anggaran disebar atau didistribusikan ke seluruh daerah.

"Kalau perlu sampai ke rakyat," tegasnya.

Dengan mendistribusikan anggaran ke daerah akan menciptakan lapangan kerja dan pelaku ekonomi baru sehingga menciptakan lapangan kerja.

Untuk membentuk pemerintahan yang efektif menurut Agun tidak hanya terkendala oleh korupsi namun juga disebabkan pemilu yang belum jujur, adil dan fair. Dimana, ada anggota KPU dan Bawaslu di daerah yang ditangkap dan dipecat.

"Bahkan dulu ada anggota KPU yang setelah bertugas langsung menjadi anggota partai politik. Dari sini pasti ada deal-deal khusus," tambahnya.

Untuk itu dirinya mengharap agar dilaksanakan nilai-nilai Pancasila dalam setiap tindak tanduk dalam keseharian.

"Melaksanakan nilai Pancasila dimulai dari lingkup yang paling kecil, rumah tangga," ujarnya. [rus]

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya