Berita

Tyas Mirasih/Net

Blitz

Tyas Mirasih, Gemuk Setelah Bulan Madu

RABU, 07 MARET 2018 | 09:53 WIB | HARIAN RAKYAT MERDEKA

Sudah delapan bulan Tyas Mirasih menjadi istri Raiden Soedjono. Banyak hal besar yang tak pernah ia dapat ketika berpacaran dengan sang drummer.

"Sekarang kan harus ngurusin orang. Masakin untuk suami? Nggak. Aku selalu ngomong yang masak dia, aku nggak bisa masak," ungkap Tyas sambil terkekeh saat dijumpai.

Selebgram dan model ini banyak bersyukur karena suaminya bukan tipe manja yang minta dilayani.


"Alhamdulillah sebenarnya kita berdua bukan tipe yang manja. Maksudnya, dia juga sudah biasa apa-apa sendiri. Dia juga bukan tipe suami yang minta diambilin baju ini-itu," ucap Tyas.

"Suami saya pecinta kopi. Nah, saya dilarang menyentuh alat-alat kopinya. Jadi kalau saya menyentuh kopinya langsung hilang rasanya katanya," imbuh bekas Raffi Ahmad, Lembu, Tria, Syamsir Alam ini.

Setelah berbulan madu, berat badan Tyas bertambah signifikan. Sebelum menikah, berat badan Tyas hanya 54 kilogram. Dan, sekarang menjadi 61 kilogram.

"Saya menggemuk. Krisis body. Hahaha.. Makan melulu saya. Memang bener katanya kan ha­bis nikah harus hati-hati jaga badan. Akhirnya, entar aja deh habis honeymoon olahraga. Karena dulu kan aku suka olah­raga kan," tukas pemain film Air Terjun Pengantin ini.

Sayangnya, hing­ga kini mereka belum d i ­anugerahi buah hati. Pada­hal sudah mengikuti program kehamilan sejak dua bulan lalu.

"Karena program, aku minum vitamin kesuburan biar hormonnya tinggi ya. Hasilnya ya aku gemukan. Karena memang hormonnya jadi berlebihan dan aku makan terus," selorohnya.

Lantaran tak kunjung hamil, Tyas memilih untuk vakum sejenak dari program.

"Sampai akhirnya kita coba tunda. Aku bilang sama suami, lanjut di Jepang aja, biar made in Japan. Ha ha ha...Karena kalau sudah hamil muda, nggak bisa naik pesawat. Sayang kan tiketnya," pungkas­nya.  *** 

Populer

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

Saat Konglomerat Tan Kian Diamankan Polisi

Sabtu, 11 Juli 2026 | 21:50

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

Permainan Kejagung Terlalu Kasar soal Penghentian Pengumpulan Data Program MBG

Rabu, 15 Juli 2026 | 05:14

Penetapan Tersangka Tetap Sah Meski Belum Diperiksa

Sabtu, 18 Juli 2026 | 12:35

UPDATE

Megawati: Kudatuli adalah Simbol Ketidakadilan!

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:38

Densus 88 Ciduk Dua Pria Terlibat Jaringan Terorisme di Ciamis dan Lampung

Selasa, 21 Juli 2026 | 23:11

PDIP Sebut Babinsa Awasi Wajib Pajak Salahi Wewenang

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:47

Purbaya Buka Peluang Ubah Status KEK di Bali untuk PFII

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:39

Megawati Minta Pramono dan Doel Kembalikan TIM jadi Tempat Seniman

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:30

Warga Kwini 8 Minta Sengketa Diselesaikan Lewat Jalur Hukum

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:28

PPP Dukung Tindakan Tegas Polri Jaga Kamtibmas di Jakarta

Selasa, 21 Juli 2026 | 22:14

KPK Terbitkan Dua Sprindik Pengembangan Kasus Bea Cukai, Sudah Ada Tersangka

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:31

Pakar Soroti Modus Dugaan TPPU Febrie dari Safe House hingga Temuan Emas Batangan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:24

Kiprah Mantri BRI Menjadi Penggerak Pertumbuhan Ekonomi Kerakyatan

Selasa, 21 Juli 2026 | 21:14

Selengkapnya