Berita

Yusril Ihza Mahendra/Net

Politik

Usai Lolos, PBB Bakal Bangun Kekuatan Oposisi

RABU, 07 MARET 2018 | 02:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penggunaan Presidential Threshold (PT) membuat skenario Pilpres menjadi mengerucut menjadi dua kemungkinan. Pertama, Presiden Jokowi menjadi calon tunggal atau pertarungan Pilpres 2014 kembali terulang antara Jokowi melawan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto.

Begitu kata Yusril Ihza Mahendra menanggapi tentang kemungkinan peta politik yang terjadi di Pilpres 2019.

Sementara sikap PBB sebagai partai Islam modernis berhaluan moderat dan nasionalis tidak akan ikut kebanyakan partai lain yang sudah merapatkan barisan mendukung pencapresan Joko Widodo.


“Di tengah partai-partai yang sudah seperti koor mendukung Jokowi, apalagi sebagai calon tunggal, maka lebih baik PBB membangun kekuatan oposisi mengkritisi kebijakan pemerintah,” ujarnya sebagaimana keterangan tertulis yang diterma redaksi, Selasa (6/3).

Yusril menjelaskan bahwa saat ini banyak parpol dan media yang mulai kehilangan daya kritis terhadap pemerintah. Kebanyakan bahkan ingin merapat dengan kekuasaan.

Ia pun mengimbau kepada kader PBB untuk tidak tergiur kekuasaan.

“Saya meminta kepada warga PBB agar jangan mudah tergoda dengan kekuasaan. Warga PBB lebih baik mempersiapkan diri sebagai kekuatan penyeimbang kekuasaan untuk membangun bangsa dan negara yang lebih baik di masa datang,” tukasnya.

PBB telah resmi ditetapkan sebagai peserta Pemilu 2019 oleh KPU usai menang dalam sidang yang digelar Bawaslu. PBB bahkan kini juga sudah mendapat nomor urut sebagai peserta. PBB mendapat nomor urut 19. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya