Berita

Sandiaga Uno/Net

Nusantara

Sandi: Saya Tidak Suka Iklan Berkedok CSR

SELASA, 06 MARET 2018 | 11:47 WIB | LAPORAN:

. Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno tidak mau jika Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) dibangun dengan menggunakan dana Corporate Social Responsibility (CSR) dengan menyertakan merk dagang tertentu.

Menurut dia, jika di lokasi RPTRA yang sebagian dananya pembangunannya menggunakan CSR ada embel-embel merk dagang tertentu, maka itu sama saja dengan iklan berkedok CSR.

"Saya enggak suka CSR yang berkedok CSR padahal itu adalah ngiklan," tegas Sandi di Balaikota, Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Selasa (6/3).


Diakuinya bisa saja lokasi RPTRA merupakan milik swasta. Karena itu bisa saja juga ada pihak swasta yang ingin menyertakan merk dagang perusahaannya di sekitaran lokasi RPTRA.

Terkait itu, Sandi menegaskan bahwa perusahaan yang sekalipun mengeluarkan CSR tak bisa sembarangan mengiklankan produknya, mereka tetap dikenakan pajak serta ditempatkan di lokasi yang sesuai dengan aturan yang berlaku.

"Mereka bilang mau branding untuk produknya ya silahkan kita beri kemudahan dari segi perpajakannya, perizinannya," demikian Sandi.

Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman DKI berencana menghentikan pembangunan RPTRA pada tahun 2019. Penghentian itu dilakukan karena sejak era Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, RPTRA kerab dibangun menggunakan CSR. [rus]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

35 Ribu Loker Kopdes Merah Putih dan Kampung Nelayan Dibuka, Status BUMN

Kamis, 16 April 2026 | 08:14

Wall Street Melejit: S&P 500 dan Nasdaq Cetak Rekor Baru

Kamis, 16 April 2026 | 08:12

Danantara Gandakan Investasi di Timur Tengah, Fokus pada Ketahanan Energi

Kamis, 16 April 2026 | 07:55

Emas Tergelincir di Tengah Redanya Ketegangan Timur Tengah

Kamis, 16 April 2026 | 07:35

Peringkat Utang Asia Tenggara di Ujung Tanduk, Indonesia Paling Rentan

Kamis, 16 April 2026 | 07:20

Bursa Eropa: Indeks STOXX 600 di Zona Merah, Sektor Luxury Brand Terpukul

Kamis, 16 April 2026 | 07:07

Balai K3 Harus Cegah Kecelakaan Kerja Semaksimal Mungkin

Kamis, 16 April 2026 | 06:53

BGN Gandeng Bobon Santoso Gelar Masak Besar MBG

Kamis, 16 April 2026 | 06:25

Kemelut Timur Tengah: Siapa Keras Kepala?

Kamis, 16 April 2026 | 05:59

Polisi Ciduk Tiga Remaja Terlibat Tawuran, Satu Positif Sabu

Kamis, 16 April 2026 | 05:45

Selengkapnya