Berita

Ahmad Junaidi Auly/Net

Politik

Ketimpangan Ekonomi Bisa Picu Disintegrasi Bangsa

SELASA, 06 MARET 2018 | 05:19 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Indonesia tengah mengalami ketimpangan ekonomi yang serius dan berpotensi besar menyebabkan disintegrasi bangsa. Untuk itu, pemerintah harus mengambil langkah konkrit dengan mengeluarkan kebijakan yang benar-benar pro rakyat kecil.

Begitu kata politisi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Junaidi Auly saat sosialisasi empat pilar berbangsa dan bernegara di Abung Kunang, Lampung Utara, sebagaimana keterangan tertulis yang diterima redaksi, Senin (5/3).

Menurutnya, jika ketimpangan ini akan berdampak buruk terhadap integrasi bangsa jika dibiarkan terus menerus.


"Sebab ketimpangan tersebut tak mencerminkan nilai Pancasila yaitu keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia," urainya.

Data dari Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) pada november 2017 menyebutkan bahwa sekitar 64 persen dari total 5.279 triliun simpanan yang ada di perbankan nasional dikuasi oleh 0,2 persen orang terkaya negeri ini.

Sementara pertumbuhan 40 orang terkaya di Indonesia empat kali lebih cepat dari pertumbuhan ekonomi nasional selama 2006 hingga 2016.

"Ketimpangan yang sangat serius ini membuat Indonesia menempati peringkat keempat sebagai negara dengan tingkat kesenjangan tertinggi di dunia dan jika tidak ditangani dengan serius bisa menghambat pertumbuhan ekonomi kita yang belum juga mencapai target," sambungnya. [ian]

Populer

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

Bos Rokok HS dan Pengusaha Lain Diduga Beri Uang ke Pejabat Bea Cukai

Selasa, 07 April 2026 | 11:04

Bayang-Bayang LDII

Rabu, 08 April 2026 | 05:43

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Atap Terminal 3 Ambruk, Penerbangan di Bandara Soekarno-Hatta Dialihkan

Senin, 06 April 2026 | 16:10

UPDATE

Kasum TNI Buka Rakernas Taekwondo Indonesia 2026

Jumat, 17 April 2026 | 03:56

Gubernur Luthfi Ajak Kadin Berantas Kemiskinan Ekstrem di Jateng

Jumat, 17 April 2026 | 03:42

Halalbihalal dan Syal Palestina

Jumat, 17 April 2026 | 03:21

Soenarko Minta Prabowo Jangan Diam soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 02:59

BGN Minta Pemprov Sulteng Gandeng Influencer Lokal Tangkal Hoax MBG

Jumat, 17 April 2026 | 02:49

Prabowo Jangan Lagi Pakai Orang Jokowi Buntut Penangkapan Ketua Ombudsman

Jumat, 17 April 2026 | 02:24

Penyidik Kejati Angkut Sejumlah Berkas Usai Geledah Kantor Dinas ESDM Jatim

Jumat, 17 April 2026 | 01:59

Aktivis dan Purnawirawan TNI Gelar Aksi di DPR soal Kasus Ijazah Jokowi

Jumat, 17 April 2026 | 01:45

Purbaya Anggap Santai Peringatan S&P: Defisit Kita Masih Terkendali

Jumat, 17 April 2026 | 01:25

Anak TK Pun Tidak Percaya Motif Pelaku Penyiraman Air Keras ke Andrie Yunus

Jumat, 17 April 2026 | 00:59

Selengkapnya